Teknologi

5 Produk Google yang Telah Punah

054985500_1441013137-google-headquarters-sign-640x0_digital_trends

LimbarUP.Com, Jakarta – Google dikenal memiliki jajaran produk unggulan yang begitu populer, seperti Maps sampai Android. Hal itu membuat raksasa mesin pencari tersebut dikenal sebagai perusahaan yang inovatif.
Namun tahukah kamu, ternyata tak seluruh produk yang dikembangkan Google berakhir manis? Beberapa produk di antaranya menemui kegagalan dan akhirnya resmi ditutup.

Penasaran dengan produk Google yang ternyata tak berhasil menyita perhatian publik? Berikut ini adalah daftar produk Google yang telah punah, sebagaimana dikutip dari laman Business Insider, Jumat (9/9/2016).

1. Google Lively

Tampilan Lively yang dibesut Google sebagai sarana pengguna yang ingin berinteraksi dengan cara berbeda di dunia maya (sumber: business insider)

Lively merupakan dunia virtual yang dikembangkan Google. Perusahaan itu membuat Lively untuk membantu pengguna yang ingin berinteraksi dengan orang lain dan mengekspresikan dirinya secara berbeda di dunia maya.

Namun platform ini ternyata tak begitu sukses. Layanan ini hanya berumur beberapa bulan setelah diluncurkan pada 2008 dan ditutup pada tahun yang sama.

2. Google Glass

Menurut hasil penulusuran jurnalis New York Times Nick Bilton, Sergey Brin adalah orang yang bertanggung jawab atas gagalnya Glass.

Perangkat ini mungkin menjadi produk gagal paling populer dari Google. Kehadiran Google Glass disebut-sebut dapat menghadirkan pengalaman teknologi terbaru dan menjadi tren di masa depan.Namun fakta di lapangan tak berbicara demikian. Banyaknya masalah dari perangkat ini membuat Google memilih menghentikan penjualan perangkat yang diungkap pertama kali pada 2012 itu.

1 of 2

Google Buzz

3. Google Buzz

Tampilan Google Buzz yang terintegrasi dengan Gmail (sumber: business insider)

Siapa sangka Google juga memiliki produk media sosial bernama Google Buzz. Layanan ini awalnya diintegrasikan dengan Gmail, tapi ternyata menghadapi masalah privasi yang sulit untuk diselesaikan.

Akhirnya, pada Oktober 2011, perusahaan mengumumkan layanan Google Buzz dihentikan untuk selamanya. Google sendiri kemudian memilih fokus untuk layanan Google Plus yang bertahan sampai sekarang.

4. Google Video

Tampilan anyar dari Google Video
Google juga sempat memiliki layanan video streaming sendiri yang diluncurkan sebelum perusahaan itu membeli YouTube pada 2006. Lalu di tahun 2009, layanan ini memutuskan tidak lagi menerima unggahan baru.

YouTube dan Video sempat menjadi layanan berbagi video yang terpisah, sebelum akhirnya pada 2012 Google resmi menutup layanan tersebut.

5. Google Nexus Q

Google Nexus Q yang dihentikan produksinya sebelum sempat dipasarkan (sumber: geek.com)

Perangkat ini didesain sebagai alat pemutar streaming media yang didesain untuk menghubungkan seluruh perangkat pintar di rumah. Google Nexus Q sendiri diperkenalkan pada konferensi pengembang pada 2012.

Namun dengan beberapa pertimbangan tersendiri akhirnya perangkat yang dibanderol dengan harga US$ 299 ini tak pernah sempat dijual di pasaran.

Sumber:Liputan6.com

Advertisements
Teknologi

Perangkat Apple Jadi Merek Paling Berharga

029354700_1442812447-apple-store-logo-sign-2.jpg
LimbarUP.Com, California – Majalah Forbeslagi-lagi menobatkan Apple sebagai merek paling berharga di dunia. Merujuk pada informasi yang Tekno Liputan6.com kutip dari CNET, Jumat (13/5/2016), survei tersebut bermaksud mencari tahu merek dengan nilai termahal.
Hasil survei menyebutkan, Apple memiliki nilai valuasi US$154,1 miliar atau setara dengan Rp2.054 triliun.

Adapun kriteria yang dipakai untuk menentukan nilai sebuah merek adalah laba yang diterima perusahaan, harga, serta pentingnya merek dalam sebuah industri tertentu.

Untuk perangkat teknologi, sebuah merek tentunya sangat berarti. Menilik perangkat-perangkat Apple, diketahui para pengguna rela membayar harga lebih tinggi untuk bisa menggunakan produk Apple.

Tidak hanya itu, meski kini pertumbuhan perusahaan besutan Steve Jobs itu dikabarkan melambat, para konsumen masih menginginkan produk-produk Apple.

Lalu bagaimana dengan Android? Survei itu juga mengungkap, meski pengguna Android merupakan mayoritas, sistem operasi yang dikembangkan Google itu masih jauh dari Apple.

Tidak hanya menggaet segmen usia tertentu, Apple juga menyasar pengguna lintas generasi. Karena itu, berdasarkan survei terbaru di Amerika Serikat (AS), 75 persen anak-anak muda berharap ponsel mereka berikutnya adalah iPhone.

Meski begitu, tak semua negara sepertinya mengagumi merek Apple, salah satunya Tiongkok.

Selain Apple, survei juga menyebutkan Googlemerupakan merek kedua yang paling bernilai di dunia. Nilai valuasinya kini mencapai US$82,6 miliar atau sekira Rp1.101 triliun.

Angka ini meningkat 26 persen dibandingkan tahun 2015. Adapun nilai valuasi Apple hanya meningkat 6 persen dibandingkan tahun 2015. Posisi berikutnya diisi oleh Microsoft dan Facebook.

Sekadar informasi, selama Forbesmenyelenggarakan survei ini sejak 2010, Appleselalu menduduki peringkat pertama tiap tahunnya.

(Sumber:Liputan6.com)

Teknologi

10 Cerita di Balik Kehadiran Produk Teknologi Modern

086604000_1413521841-iMac_Retina_5K__Apple_.jpg
LimbarUP.Com, Jakarta – Generasi muda saat ini hampir dapat dipastikan sudah tak asing lagi dengan Facebook, produk-produk Apple dan Microsoft, serta hasil perkembangan teknologi lainnya.
Namun, tahukah Anda ternyata beberapa dari produk tersebut dipengaruhi produk-produk yang sudah ada sebelumnya.Terlepas dari sengaja atau tidak sengaja, ternyata beberapa dari produk yang dikenal saat ini memiliki ide dasar yang sama. Namun, bukan berarti ide tersebut tak sepenuhnya orisinal.

Beberapa di antaranya tentu sudah mendapatkan pembaruan baik dari hal bentuk dan hardware sebelum akhirnya seperti saat ini.

Lantas, teknologi apa saja yang idenya sudah terlebih dahulu dikembangkan sebelumnya? Berikut ini adalah daftar teknologi modern yang memiliki kemiripan dengan produk sebelumnya, seperti yang dikutip dari laman Business Insider, Senin (13/6/2016).

1. Komputer

Awal tahun 70, prosesor komputer sebenarnya cukup murah sehingga orang-orang dapat dengan mudah membelinya. Hanya, biaya untuk membuat sebuah komputer cukup mahal. Untuk itu, komputer biasanya dibuat oleh orang yang benar-benar menyukainya.

Namun, Apple memperkenalkan sebuah konsep komputer yang diberi nama Apple II. Lewat Apple II, perusahaan berlogo apel itu membangun dan menyatukan semua bagian tersebut sehingga menjadi cikal bakal PC modern.

2. Tablet

Jauh sebelum iPad diperkenalkan, pabrikan Windows PC sudah memperkenalkan tablet berdasarkan spesifikasi dari Microsoft. Namun, produk tersebut tak pernah benar-benar diakui. Hal itu disebabkan harga yang kelewat mahal, masih membutuhkan stylus, dan software yang tak mumpuni.

Kondisi berbeda dialami Apple pada 2010 saat merilis iPad. Tablet itu seketika menjadi sebuah perangkat yang paling diburu penggila teknologi. Tak hanya menawarkan perangkat berkualitas tinggi, ketersediaan aplikasi juga mendukung keberhasilan iPad.

1 of 4

Asisten Virtual

Siri (ubergizmo.)

3. Asisten Virtual

Ketika berbicara mengenai asisten virtual, mungkin tak sedikit orang akan menyebut Siri, Google Now, ataupun paling anyar Cortana. Namun, ternyata Microsoft sudah jauh lebih dulu mengembangkan sistem serupa.

Pada 2001, perusahaan asal Redmond tersebut pernah melakukan demo purwarupa softwarepengenalan suara yang berasal dari MiPad. Sayangnya, Microsoft tak melanjutkan proyek tersebut sehingga software itu pun tak pernah dirilis.

Baru di akhir 2011, Apple memperkenalkan Siri yang datang bersamaan dengan iPhone 4s. Ketika itu, Siri dianggap sebagai asisten virtual pertama yang benar-benar dapat digunakan oleh banyak orang.

4. Pemutar musik digital

Kehadiran pemutar musik digital harus diakui telah mengubah cara manusia mendengarkan musik. Sebagian besar mungkin akan menyebut iPod sebagai pionir dari perubahan tersebut. Bagaimana tidak, dengan bentuk ringkas, memori yang besar, dan antarmuka yang mudah, membuat iPod cepat berkembang.

Namun, tahukah Anda ternyata ada produk pemutar musik digital lain yang dikembangkan sebelum iPod. Adalah Rio PMP300 yang disebut sebagai pemutar media digital pertama. Sayangnya, perangkat dengan kapasitas memori 32MB ini tak mampu dikenal banyak orang.

5. Smartphone

Sulit untuk menyebut siapa pengembang smartphone pertama. Tak sedikit yang menyebut BlackBerry adalah smartphonepertama yang lahir di 2003. Ada pula yang mengatakan iPhone adalah ponsel pertama yang mulai membuka pasar smartphone di tahun 2007.

Namun, berdasarkan fungsinya ternyata smartphone pertama kemungkinan besar telah ada sejak 1994. Ketika itu, IBM telah memperkenalkan ponsel bernama Simon yang tak hanya dapat melakukan panggilan suara, tapi juga membaca email dan menerima fax.

2 of 4

Pembaca ebook

ebook (jeffbullas.com)

6. Pembaca eBook

Kindle harus diakui merupakan perangkat pembaca ebook yang sangat populer saat ini. Perangkat besutan Amazon yang diperkenalkan pada tahun 2007 tersebut memiliki beragam fitur sehingga membuatnya menjadi pilihan utama pembaca buku elektronik di zaman modern.

Kendati demikian, sembilan tahun sebelumnya ternyata ada perangkat dengan kemampuan serupa. Tahun 1998, sebenarnya ada perangkat bernama Rocket e-Book yang disebut sebagai pembaca buku elektronik pertama untuk konsumen. Sayangnya, perangkat tersebut hanya mampu menampung sepuluh buku.

7. Komputer Pribadi

Apple memperkenalkan komputer pertamanya yang diberi nama Lisa pada tahun 1983. Komputer tersebut merupakan perangkat pertama yang menawarkan kemampuan graphical user interface.

Meskipun gagal, komputer tersebut dapat disebut sebagai pendahulu komputer dengan tampilan antar muka.

Tak lama setelah itu, Bill Gates hadir dengan Microsoft yang menawarkan produk serupa. Ketika itu, Steve Jobs menuduh Microsoft telah mencuri tampilan antar muka Lisa. Namun, Gates menyebut baik Apple dan Microsoft memiliki inspirasi yang sama.

8. Mesin pencari

Ketika menyebut mesin pencari, hampir sebagian pengguna internet akan menyebut Google. Namun, tahukah Anda ternyata ada mesin pencari lain seperti Excite, AltaVista, Lycos, dan Yahoo yang sudah ada sejak era internet dimulai.

Namun, mesin pencari besutan Sergey Brin dan Larry Page yang bernama Google mengusung sistem yang disebut PageRank.

Sistem itu memungkinkan mesin pencari mengurutkan situs berdasarkan jumlah tautan yang berhubungan dengan mereka. Oleh sebab itu, Google mampu menampilkan situs yang dianggap paling relevan.

3 of 4

Mobil Elektrik

Mobil Tesla model S (sumber: teslamotors.com)

9. Mobil Elektrik

Berdasarkan sejarah, ide tentang mobil elektrik sudah ada sejak tahun 1800-an. Baru di awal tahun 90-an, beberapa perusahaan otomotif kembali memunculkan ide tersebut.

Honda, Chrysler, dan Toyota adalah beberapa perusahaan yang mulai mengembangkan mobil listrik ketika itu.

Namun, baru di tahun 2008 mobil elektrik benar-benar mendapat perhatian. Ketika itu, Tesla resmi memperkenalkan Roadster, mobil elektrik dengan kemampun berkendara dalam kecepatan tinggi tapi juga memiliki desain yang apik.

10. Media sosial

Tren perubahan media sosial memang begitu cepat dalam beberapa tahun terakhir. Friendster yang diluncurkan pada 2002, berhasil menarik 3 juta pengguna hanya dalam beberapa bulan setelah peluncuran.

Tak berselang lama, kehadiran MySpace di 2003 berhasil menarik pengguna Friendster dalam jumlah yang besar.

Namun, Facebook yang hadir pada 2004 berhasil menghancurkan MySpace. Bahkan, saat ini Facebook tak sekadar menjadi media sosial tapi merambah kecerdasan buatan dan virtual reality.

Sumber:Liputan6.com)

Karya, Referensi, Teknologi

Keren! Mesin Seharga 9 Juta Ini Bisa Melipat dan Menyetrika Pakaian Sendiri

foldimate-mesin-lipat-setrika2.jpg

LBRm.com-Inovasi teknologi memang selalu menciptakan hal baru yang sering membuat kita takjub. Bayangkan betapa dulu kita masih harus repot- repot mengirim surat ke Kantor Pos dan juga mencuci secara manual sampai tangan kita terasa kasar dan iritasi. Sekarang? Komunikasi menjadi mudah, begitu juga urusan mencuci.

Mesin cuci yang membantu kita mencuci dengan mudah sudah cukup lama ada. Tapi bukan itu yang akan menjadi kabar gembira hari ini. Karena sebentar lagi, bukan cuma urusan mencuci saja yang berhasil ditangani teknologi, tapi juga urusan melipat baju dan menyetrika. Wahhhh… keren banget ya pastinya??

Sebuah perusahaan yang berlokasi di Amerika Serikat, FoldiMate, kini telah meluncurkan sebuah robot dengan tinggi kurang lebih satu meter yang dapat membantu manusia untuk menyetrika dan melipat pakaian yang sudah kering setelah dicuci.

Cara kerjanya sangat sederhana. Pertama- tama, robot itu akan ‘menelan’ berbagai jenis pakaian kusut yang dimasukkan ke dalam mesin tersebut. Dalam waktu beberapa saat, mesin itu akan ’memutahkan’ kembali pakaian tersebut dengan keadaan sudah terlipat rapi, halus dan juga harum. Wiihhh… canggih sekali ya??

Dalam menjalankan tugasnya, robot ini mempunyai sederetan nampan yang masing- masing dapat menjepit pakaian yang ada di luar mesin. Setelah menarik pakaian tersebut ke dalam mesin, robot akan mendeteksi jenis pakaian yang masuk. Lalu serangkaian lengan robot akan mulai bertugas untuk melipatnya.

Bukan ahli dalam melipat saja, FoldiMate juga pintar dalam melicinkan kerutan di pakaian dengan cara menguapinya saat pakaian diproses keluar mesin.

foldimate,mesin,menyetrika,melipat

Ilustrasi Gambar: RealityPod

Menurut perusahaan ini, mereka hanya membutuhkan waktu kurang lebih sepuluh detik untuk melipat setiap pakaian dan dapat menyimpan antara 15-20 potong pakaian di waktu bersamaan. Masuk ke proses bagian akhir, pakaian- pakaian yang diproses akan dilepaskan dari mesin dalam satu tumpukan yang rapi.

FoldiMate memang belum sempurna. Salah satu kekurangannya saat ini, mesin belum bisa melipat beberapa jenis pakaian tertentu, seperti pakaian dalam dan bahan- bahan berukuran besar seperti linen.

FoldiMate ini sendiri pada daasarnya memiliki konsep yang sederhana, dan dikembangkan oleh tim peneliti robot ahli yang sudah memiliki pengalaman selama bertahun- tahun.

Pada tahun 2014 yang lalu, versi komersial dari mesin ini memang sudah ada, namun pre-order untuk versi rumah tangga rencananya baru akan dirilis pada tahun depan.

Menurut prediksi, mesin canggih ini akan dijual di kisaran harga 700 dollar AS dan 850 dollar as atau setara dengan Rp 9,3 juta dan Rp 11,3 juta. Meskipun baru akan dirilis tahun depan, saat ini sudah ada lebih dari 11.000 orang yang mengantri dalam daftar Pre Order. Waaww!

Bagaimana dengan kamu? Mau ikutan ngantri mesin ini juga? 🙂

Referensi, Teknologi

Arti dan pentingnya bentuk komunitas untuk memaksimalkan tujuan

Kali ini saya mau berbagi dengan teman-teman mengenai Arti dan pentingnya bentuk komunitas untuk memaksimalkan tujuan. Memang postingannya belum semuanya dibuat dan masih dalam proses membangun berdasarkan dari yang sudah saya jalankan.
Hasil gambar untuk Relasi

Baik…langsung saja ya ke pembahasan. Komunitas adalah perkumpulan dari beberapa manusia yang memiliki satu kebutuhan, satu pandangan dan satu tujuan yang sama. Dimasa sekarang ini banyak komunitas atau organisasi yang sudah dibentuk untuk memenuhi tujuan yang telah ditetapkan. Pada masa sekarang ini alur perkembangan teknologi sudah berkembang dengan pesat di segala bidang. Begitu juga dengan dunia maya atau internet. Internet dikenal dan dijadikan sebagai tempat kedua setelah dunia nyata (Real World) bagi manusia untuk melakukan segala hal, baik itu sosialisasi ataupun bisnis. Disini banyak berkumpulnya puluhan juta bahkan milyaran manusia dari seluruh negara yang menggunakan jasa internet setiap harinya untuk tujuannya sendiri. Suatu komunitas dibentuk untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan menggariskan atau melaksanakan misi dan berpedoman kepada visi sehingga tetap pada jalur yang telah ditetapkan untuk tercapainya tujuan. Dibawah ini adalah contoh visi, misi dan tujuan dibentuknya suatu komunitas.

Visi

  1. Membuka lebih luas logika dan pikiran
  2. Menjalin hubungan yang erat antara anggota dan berinteraksi satu sama lain.
  3. Membuka pandangan dan wawasan akan hal baru

Misi

  1. Membentuk komunitas yang erat, kuat dengan adanya hubungan relationship satu sama lain.
  2. Membentuk jiwa yang kuat sesuai dengan tujuan dibentuknya komunitas tersebut. memiliki dan bisa menimbulkan tekad (determination), peduli (awareness), tanggung jawab, giat, tekun, pantang menyerah, dan sabar.
  3. Melakukan langkah-langkah sesuai dengan arah dan rencana yang telah dibuat agar program berjalan dengan semestinya.
  4. Aktif dan memiliki jiwa yang mobile, baik untuk berinteraksi satu sama lain.

Tujuan
Adapun tujuan dibentuknya suatu komunitas adalah agar dapat saling membantu dalam menghasilkan sesuatu sesuai dengan visi dan misi dan dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi, itulah contoh dan dasar terbentuknya suatu komunitas sehingga dapat berjalan sesuai dengan track atau jalur yang sudah ada. Dalam hal ini, teman-teman bisa membentuk komunitas di internet untuk tujuan tertentu, misalnya dalam mengenai income, hobi, profesi dan lain-lain. Contoh mudahnya manfaat komunitas adalah dibentuknya komunitas bisnis dan mengenai income diinternet, lingkupnya pasti mengenai info-info yang dijelaskan dan diterangkan bagaimana kuatnya komunitas tersebut dibentuk agar dapat menghasilkan income dari internet dibandingkan dengan teman-teman kerja sendiri. Tentu saja kelebihan dan keuntungannya sangat banyak, seperti:

  • Mendapatkan info terkini dan arah yang jelas mengenai seputar dunia internet.
  • Menjalin hubungan dengan berdasar pada visi, misi dan tujuan diatas akan membentuk tim inti (Core Team) yang lebih kuat dibandingkan dengan pertemanan biasa di dunia maya tanpa mengenal satu sama lain.
  • Dapat menjalankan program penghasil uang dengan arah yang sama dan saling memberi info satu sama lain.
  • Mendapatkan hasil yang lebih maksimal dengan adanya komunitas dibandingkan dengan bekerja sendiri.
  • Dapat saling berinteraksi satu sama lain dan bertanya seputar program, ide, saran dan kritik yang sangat berguna bagi kelangsungan komunitas.
  • Dapat mengetahui dan waspada terhadap program ataupun tawaran yang bersifat scam atau menipu. Karena internet merupakan lahan subur bagi usaha sehingga banyak orang yang mencoba untuk melakukan penipuan melalui programnya. Banyak program di internet yang menghasilkan income dan terbukti membayar tetapi lebih banyak lagi program Scam.
  • Memiliki waktu kerja yang fleksibel tergantung individu masing-masing.

Suatu komunitas juga memiliki kekurangan, yaitu:
Komunitas tidak akan jalan dan program yang dijalankan akan terganggu jika anggotanya tidak memenuhi dan tidak berpegang pada ketentuan diatas, serta tidak berinteraksi satu sama lain.

Dengan adanya kelebihan dan kekurangan dari suatu komunitas, tentunya ini bisa menjadi tolak ukur bagi teman-teman dan menentukan atau mencari yang memiliki visi dan misi yang sama serta hal-hal lain yang sudah disebutkan diatas. karena saya juga sama seperti teman-teman pernah mengalami dan merasakan bagaimana sulitnya dalam dunia internet yang luas dan tidak ada batasannya. Tanpa ada kerja keras dan ketekunan serta sifat pantang menyerah maka suatu komunitas tidak akan berjalan dan berfungsi dengan baik. Tetapi jika komunitas tersebut memiliki sifat dan kategori diatas maka teman-teman akan melangkah lebih maju dan menciptakan lahan baru dalam menghasilkan income yang tidak terbatas, karena semuanya bergantung pada anda sendiri, besar atau kecil income yang didapat adalah hasil cerminan dari kerja anda sendiri, tapi tidak dalam arti kerja yang berlebihan (diporsir). Dengan adanya komunitas, maka akan lebih membantu kerja keras individu menjadi group yang saling membantu mendapatkan income lebih besar dibandingkan sendiri. Karena pada dasarnya mendapatkan penghasilan dari internet semuanya membutuhkan kerjasama dan bantuan orang lain.

Jadi kesimpulannya, komunitas sangat baik untuk dijadikan cara atau jalan untuk menggapai dan meraih tujuan yang diinginkan. Semuanya tergantung kepada individu masing-masing untuk membantu dan membutuhkan satu sama lain. Karena kesuksesan seseorang tidak lepas dari peranan orang lain disekitar kita dan juga Tuhan.

Untuk pembahasan selanjutnya saya akan mencoba untuk lebih menyempitkan dan lebih spesifik lagi ruang lingkupnya dalam membentuk komunitas, tetap semangat dan jangan menyerah. Terima kasih
Karya, Project, Referensi, Teknologi, Umum

Sritex Indonesia Rancang Baju Militer Canggih yang Dapat Berkamuflase Dengan Alam

MILITERINDONESIA – Perusahaan tekstil dan garmen, PT Sri Rejeki Isman (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah sudah tersohor di seluruh dunia karena kualitas kain dan pakaian yang diproduksi.

Perusahaan yang didirikan oleh (Alm) HM Lukminto itu dikenal juga dengan produksi seragam militernya yang sudah dikirim ke 30 negara dengan spesifikasi canggih.

HEBAT... Sritex Indonesia Rancang Baju Militer Canggih yang Dapat Berkamuflase Dengan Alam

Direktur PT Sritex, Sri Sartono Basuki mengatakan PT Sritex sudah sejak lama memproduksi pakaian seragam untik Polisi dan TNI, kemudian suatu waktu tentara Indonesia dan North Atlantic Treaty Organization (NATO) bertukar seragam layaknya pemain bola bertukar jersey.

“Kemudian dites, dibandingkan dengan Amerika dan ternyata lebih baik (kualitasnya). Waktu itu (PT Sritex) orientasinya masih fashion,” kata Sartono di pabrik PT Sritex Sukoharjo, Jawa Tengah.

“Tahun 1994 melakukan perjanjian dengan NATO,” imbuhnya.

Sejak saat itu kualitas seragam militer yang diproduksi oleh PT. Sritex pun menyebar ke berbagai belahan dunia hingga akhirnya kini PT. Sritex memenuhi pesanan seragam militer untuk 30 negara.

Berbagai negara memesan seragam militer dengan spesifikasi yang berbeda, ada seragam tentara anti peluru, anti radiasi, anti nyamuk, anti api, anti air, dan sebagainya. Bahkan saat ini PT Sritex sedang mengembangkan seragam militer kamuflase yang konon bisa berubah warna sesuai lingkungan alam.

“Baru tahapan, belum sedetail (berubah warna) itu, kami mengkondisikan untuk ke sana,” tandasnya.

Selain seragam militer, PT. Sritex juga membantu pengembangan Hovercraft milik TNI AD, kemudian tenda, dan ransel militer.

Di tempat yang sama, Presiden Direktur Sritex Iwan Lukminto mengatakan untuk seragam militer, kompetitor paling kuat berada di Eropa. PT Sritex tetap menjadi pilihan berbagai negara karena kualitasnya yang terjamin dan masuk standar NATO. Salah satu produk yang kualitasnya sudah terpercaya adalah rompi anti peluru.

“Spesifikasi militer sampai level empat, yaitu laras panjang dan serangan jarak dekat. TNI pakai juga itu,” tegas Iwan.

Selain itu ada juga ransel serbu yang bisa digunakan untuk pelampung. Jadi jika tas tersebut berada di sungai atau laut, pemakainya masih bisa mengambang. PT Sritex juga kedepannya akan membuat parasut, sehingga tidak lagi impor dari negara lain.

“Ke depan akan membuat payungnya (untuk terjun payug) jadi tidak impor. Tapi itu harus hati-hati, betul-betul harus bagus mesinnya dan kualitas kontrol saat membuat karena berhubungan dengan nyawa,” tandasnya.

Saat ini sudah 30 negara yang pasukan militernya dibalut dengan seragam buatan pabrik di Sukoharjo itu,antara lain tentara Jerman, Inggris, Uni Emirat Arab, Malaysia, Somalia, Australia, Kroasia, Hong Kong, dan lainnya.

Sumber:Detik.com

Ekonomi, Pemerintah, Referensi, Teknologi

Satelit BRI Meluncur,Bukti Eksistensi NKRI Di Luar Angkasa

                         BRI sat

                              “Selalu ada mutiara yang tercecer, di tengah badai yang buruk”.

INDONESIA-Satelit indonesia perbankan pertama milik PT Bank Rakyat Indonesia bernama BRIsat Pada Sabtu 18 Juni 2016 lalu berhasil diluncurkan dari French Guiana, Amerika Selatan

Itulah yang penulis rasakan di tengah kepungan media sosial dalam pemberitaan tiada henti persoalan warung makan dan Perda, belum lagi berita memalukan soal ghosob nya mantan menteri yang enggan mengembalikan harta yang dulu pernah dipakai. Ingin rasanya mematikan gadget saat itu juga, tapi..

Di tengah berita itu, tersiar kabar yang paling melegakan, lebih dari itu, membanggakan sebagai anak bangsa Indonesia. Satelit indonesia perbankan pertama milik PT Bank Rakyat Indonesia bernama BRIsat yang di beli dari SpaceSystem/Loral, LLC perusahaan Amerika Serikat. Pada Sabtu 18 Juni 2016 lalu berhasil diluncurkan dari French Guiana, Amerika Selatan oleh perusahaan asal Perancis, Arianespace dengan menumpang roket Ariane 5.

Ada kebanggan sekaligus kegamangan ketika membaca berita ini, bangga karena ini sebuah momen peluncuran satelit. Momen peluncuran satelit gitu, apalagi ini satelit Indonesia, kebanggan itu sebanding dengan momen pertama kali khatam Al Qur’an lho, bangganya luar biasa.

Namun ada juga kegamangan disitu, kita tahu bahwa BRI adalah perusahaan BUMN yang mengurusi bidang Perbankan, ngapain lantas masuk ke bisnis satelit yang notabenenya lebih ke arah telekomunikasi?

Pada 2014 lalu, direktur BRI kala itu Sofyan Basyir, ditanya oleh para wartawan dengan pertanyaan yang sama, jawaban beliau “Kalau Indonesia itu seperti Tiongkok atau India, memang tidak perlu,” jawab Sofyan Basyir.

Tiongkok atau India adalah negara daratan, dimana semua jalur komunikasi bisa dilakukan secara mainland (darat) lewat kabel biasa, bahkan daratan Eropa yang bisa terhubung antar negara via kabel darat. Lha, kalau Indonesia?

Indonesia terhubung sepanjang 5200 Km dari barat ke timur dengan kondisi berpulau-pulau, bagaimana menghubungkan itu semua? Apalagi BRI dikenal sebagai bank yang fokus pada wilayah-wilayah pelosok di seluruh Indonesia, dari beragam kepulauan yang harus terintegrasi dalam sistem teknologi informasi. Dengan satelit, maka wilayah operasional bisa ter-capture dengan baik.

Ini tentu sangat sejalan dengan Nawacita, infrastruktur Indonesia Sentris termasuk infrastruktur sistem perbankan dan telekomunikasi harus terus dimajukan, jangan sekali-kali mundur. Apapun isu yang ada, Infrastruktur kita harus jalan terus bung!.

Apakah ilmu per-satelitan dimiliki BRI?

Penulis mendapat informasi langsung dari kawan yang bekerja di BRI bahwa BRI pada November 2015 lalu sudah mengirim tenaga ahlinya ke Amerika untuk ‘sekolah’ khusus soal satelit. Jadi kalau masih ada nada sumbang, lebih baik di tarik saja, ganti dengan nada merdu.

Kegamangan berikutnya soal dana, membuat satu tipe financial satellite full dengan konsep perbankan dan telekomunikasi itu harus benar-benar canggih, tidak bisa setengah-setengah, sistem teknologi informasinya harus kelas atas, apalagi ini satelit keuangan pertama di dunia, kasarnya, satelit ini harus mahal.

Betul memang, biayanya mahal, sebesar  USD 220 juta atau setara 2.5 trilyun rupiah, dengan biaya investasi 3.37 miliar rupiah. Mahal? Ya, bagi kita yang lantas beragumen ngawur, jangan-jangan kita hutang lagi? Uang darimana BUMN bikin satelit? Jual aset?

Begini, laba bersih BRI pada kuartal-1 2016 saja sudah tercetak 6.25 trilyun, jika memakai prediksi tahunan maka laba bersih BRI 2016 mencapai 25 trilyun. Bagi anda yang hobi investasi dan suka buka laporan keuangan perusahaan, angka 2.5 trilyun bukanlah angka yang mahal bagi BRI.

Apalagi jika dilihat pada detail penambahan aset tetap, tercatat saldo pengembangan satelit sudah mencapai 2,49 trilyun rupiah, artinya biaya pembelian sudah hampir lunas tanpa menganggu performance keseluruhan dari BRI.

Masih ada yang ragu?

Mengamankan Eksistensi NKRI

Kegamangan berikutnya adalah soal ‘mengamankan’ slot orbit pada 150.5 Bujur Timur bekas milik Indosat (Palapa C2) yang habis masa orbitnya.

Slot orbit, sering disebut sebagai kavling, dulunya adalah milik Indosat yang pada tahun 2002 lalu di jual kepada Temasek dengan angka di bawah nilai buku, ‘hanya’ 5,7 trilyun rupiah dengan alasan penyehatan (bandingkan ketika Temasek menjualnya lagi ke Qatar Telecom sebesar 16 trilyun), ketika Indosat dijual artinya kavlingnya pun ikut terjual. Dan sekarang? Kavling itu sudah kembali ke Indonesia.

Artinya apa? Ketika kavling kita terjual dan dikuasai oleh asing, bahasa awamnya, asing akan memiliki akses yang sangat mudah untuk memata-matai jaringan informasi kita, ini adalah titik yang pelik, dimana jaringan informasi itu menyangkut segala aspek dari ekonomi hingga keamanan negara.

Di saat ini, telik sandi bukan lagi cuma seorang James Bond dengan kemampuan brilian, tapi juga bagaimana canggih dan liciknya sebuah teknologi informasi. Siapa yang menguasai ini, dia akan menguasai dunia, dan dahulu..kita menjualnya.

Masih ingat kan kasus disadapnya telepon mantan Presiden SBY oleh Australia? Salah satu penyebabnya karena sistem informasi kita yang lemah, bahkan beberapa satelit kita dalam status sewa, bukan milik sendiri.

Lho, bukannya Indonesia memiliki jatah kavling yang di atur dalam International Telecommunication Union (ITU) ?

Memang berapa kavling kita punya? Tidak banyak kita punya slot, wong satelit saja kitacuma punya 5 yang beroperasi, jadi 6 ditambah BRIsat. Apalagi kavling atau slot itu modelnya reserve, artinya jika ada slot nganggur, semua negara berhak mengajukan notifikasi slot, dan itu sistemnya antrian. First come, first get. Dan jika suatu negara gagal dalam meluncurkan satelit, maka harus menunggu 2 tahun bagi negara berikutnya untuk mendapat kesempatan peluncuran.

Bayangkan, berapa banyak negara yang akan antre untuk sebuah slot orbit? Apalagi orbit BRIsat ini ditengarai adalah orbit terbaik dimana hanya dizinkan 360 satelit beroperasi dijajarkan dalam rentang radius 360 derajat.

Namun, karena lokasi yang terbaik tadi, orbit ini menjadi sangat laris dan saat ini tak kurang ada 900 satelit yang beroperasi di atas Papua sana! Dari 360 menjadi 900 satelit dari seluruh negara di dunia. Wow!

Jadi peluncuran BRIsat ini penuh dengan muatan nasionalisme. Jika slot ini tidak diambil BRI, maka asing lagi lah yang akan mengambil dengan suka cita.

Jika mengutip kata-kata Rheinald Kasali, bahwa Negara ini butuh BUMN yang bisa menjadipowerhouse atau sumber kekuatan di negeri sendiri, sudah saatnya BUMN kita dikelola dengan sangat profesional, jauh dari muatan politis.

Lupakan jual menjual aset negara, justru isi aset negara dengan sumber daya teknologi yang canggih, apalagi teknologi informasi yang dimiliki BRIsat ini bisa membuka harapan bagi satelit pertahanan Indonesia yang rencananya akan diluncurkan pada 2019.

Bahkan tak mungkin, dengan kembalinya para ahli-ahli satelit Indonesia yang bekerja diluar negeri saat ini, maka kita akan dapat melakukan terobosan. Ya, sebuah peluncuran satelit dari negeri kita sendiri.

Terlambat? Late is always better than never.

Salam

Referensi, Teknologi

ARO Focus3D, Solusi Para Arsitektur

ARO Focus3D, Solusi Para Arsitektur

ARSITEKTUR: Arsitektur dan perencanaan pembangunan atau renovasi gedung membutuhkan gambar detail dan mendekati fakta di lapangan.

Karena itu, survei menggunakan teknologi 2D dianggap sudah tidak memadai lagi. Nah keberadaan 3D laser scanningdinilai sebagai jawabannya. Hal ini karena 3D laser scanning dapat melakukan banyak pekerjaan. Khususnya ketika melakukan survei secara detail, bahkan untuk struktur bangunan yang paling kompleks sekalipun. Soal biaya juga diklaim dapat ditekan.

“Berkat solusi hardware dan software yang modern, biaya jasa pemindaian kini terjangkau dan dapat bersaing dengan metode pengukuran manual,” kata Division Manager, PT Datascrip Gatot Priyo Laksono saat memperkenalkan Faro Focus3D laser scanner di Jakarta, belum lama ini. Menurut dia, Laser Scanning Architecture dapat menunjukkan bagaimana kesalahan perencanaan dapat dihindari.

Di samping itu, efisiensi proyek juga meningkat. Pengukuran cangkang gedung untuk direnovasi dapat dilakukan dengan FARO Focus3D laser scanner. Bahkan, arsitek Johannes Rechenbach membuat 30 scan individual hanya dalam waktu lima jam, yang secara komprehensif mendokumentasikan 2.800 meter persegi permukaan facade, dan 1.500 meter persegi luas lantai dalam bentuk 3D.

Gambar lengkap 2D, lanjut dia, seperti rencana lantai, lintasbagian dan elevasi, juga dapat dibuat dari data pemindaian 3D yang dihasilkan dengan FARO Focus3D. Dengan pemindaian dalam bentuk 3D memudahkan Anda membandingkan status perencanaan dengan bangunan yang ada. Teknologi ini juga dapat mendeteksi kesalahan perencanaan dalam waktu yang lebih singkat, serta dapat diperbaiki sebelum tahap konstruksi dimulai.

Letak perbedaan USP (Uniqe Selling Point) 3D laser scanningdengan Focus 3D dibandingkan metode pengukuran lainnya, yakni pada kemampuannya melakukan survei terpadu kondisi yang ada dan membuat data multifungsional analisis. Axonometric atau perspektif dilihat dari sudut pandang apa pun dapat dihasilkan dari hasil pemindaian. Animasi video dapat juga dibuat dengan pandangan kamera yang dapat diubahubah.

Hasil scan 3D, membentuk suatu database yang memiliki banyak pilihan visualisasi inovatif dan beragam. Faro Focus 3D juga dapat menjadi bagian dari pengamanan aset atau bukti data. 3D scan dengan FARO Focus3D berfungsi untuk membuktikan dan menggambarkan kerataan komponen bangunan. Hal ini memungkinkan keadaan bangunan terdokumentasi dengan baik melalui sebuah tampilan foto panorama 360 derajat yang berkualitas, dan dapat dibuat dengan perangkat lunak FARO SCENE.

“Kalau Anda ingin melihat dan mendapatkan penjelasan lebih detail mengenai Faro Focus 3D, silakan ikuti acara Faro 3D User Conference yang akan diadakan pada Senin, 24 November. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi dan daftarkan diri Anda ke http://www.3duserconference. com, ” kata Public Relation Coordinator Media Relation Officer PT Datascrip Moh Husni M.

Pemerintah, Teknologi

Pemerintah Indonesia akan Borong Senjata Baru

Foto

JAKARTA – Dunia militer dan pertahanan Indonesia bakal agresif berbelanja senjata maupun peralatan pertahanan baru senilai miliaran dollar AS. Maklum, senjata dan sistem pertahanan milik militer Indonesia terbilang sudah uzur dan perlu diganti.
Presiden Joko Widodo menargetkan, tahun 2024 Indonesia bisa memenuhi postur kekuatan pokok pertahanan minimum bagi TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara, dan TNI Angkatan Laut.

“Ini sesuai dengan rencana strategis tahun 2024, itu segera buat,” kata Presiden, usai Rapat Terbatas yang membahas modernisasi senjata dan sistem pertahanan Indonesia, kemarin (20/7/2016).

Nah, berdasarkan data yang diperoleh KONTAN, total nilai anggaran belanja senjata mencapai sekitar US$ 7,74 miliar. Anggaran tersebut merupakan rencana belanja persenjataan sampai tahun 2019.
Setiap angkatan mendapatkan alokasi anggaran belanjaannya sampai dengan tahun 2019. Pertama, TNI Angkatan Darat (AD) harus memiliki persenjataan berat seperti tank, helikopter jenis serbu dan persenjataan infanteri khusus. Total anggaran belanjaan TNI AD mencapai senilai US$ 1,51 miliar.

Kedua, persenjataan TNI Angkatan Laut (AL) juga diperkuat untuk menjaga wilayah perairan Tanah Air. Oleh karena itu, TNI AL akan membeli persenjataan laut, seperti kapal selam, kapal perang, persenjataan sistem pengintaian maritim untuk pengamanan lokasi-lokasi yang berpotensi konflik, dan persenjataan lain. Anggaran belanja senjata bagi TNI AL sekitar US$ 3,27 miliar.

Ketiga, TNI Angkatan Udara (AU) juga akan berbelanja pesawat jet tempur, pesawat angkutan berat dan sistem pertahanan rudal dan sistem radar. Total nilai anggarannya mencapai US$ 2,85 miliar

Presiden Jokowi mewanti-wanti agar proses pengadaan sistem persenjataan tersebut dilakukan secara terbuka karena melibatkan dana besar. “Pengadaan harus berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan,” tandas Presiden.

Selain itu pengadaan persenjataan harus mengedepankan proses transfer teknologi bagi industri pertahanan dalam negeri. Itu sebabnya, Presiden Jokowi berharap pengadaan ini idealnya dilakukan lewat kerjasama pemerintah dengan pemerintah untuk menekan biaya.

Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan, berjanji menghitung semua kebutuhan minimal mencapai pertahanan ideal. Dia juga berjanji akan mengaudit kesiapan industri pertahanan dalam negeri sebagai persiapan pengadaan persenjataan militer dan pertahanan dalam negeri.

Sebagai langkah awal proses audit, Ryamizard membentuk tim audit. Selain dirinya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menjabat Wakil Ketua Harian Tim Audit.

Tribunews.Com medan

 

Teknologi

Rajawali 350: Rahasia Dibalik Kecanggihan Drone Helikopter Bakamla RI

Berita tentang rencana pembelian drone helikopter oleh Bakamla (Badan Keamanan Laut) RI telah terendus sejak awal tahun lalu, dan di ajang Singapore Air Show 2016, angin segar tentang datangnya drone helikopter tersebut kian berembus kencang, pasalnya Bakamla dikabarkan bakal membeli tiga unit drone Rajawali 350 besutan PT Bhineka Dwi Persada (BDP), perusahaan swasta nasional yang juga memasok drone Rajawali 330 untuk TNI AD.

Drone helikopter pesanan Bakamla ini jelas beda dengan drone heli yang kerap ditampilkan dalam wujud quad copter. Rajawali 350 bentuknya lumayan besar untuk ukuran drone dan desainnya mengusung rancangan helikopter konvensional, ini wajar mengingat Rajawali 350 nantinya akan dioperasikan di wilayah lautan yang harus menghadapi terpaan angin kencang.

Dirunut dari silsilahnya, Rajawali 350 dibangun dari platform drone R-350 buatan UMS Skeldar, manufaktur drone asal Swiss yang sahamnya mayoritas dikuasai Saab, Swedia. Ditangan PT BDP, drone ini ‘dijahit dan dikemas’ sesuai kustomisasi dari pemesan. Dalam penjelasannya ke Indomiliter.com di Singapore Air Show 2016, (17/2/2016), Christeven Bong, Executine Engineer PT BDP menyebutkan, “Rajawali 350 sangat pas untuk mendukung tugas intai maritim dan dapat mendukung peran SAR.” Bicara tentang SAR, Rajawali bisa dilengkapi air droppable SAR pods.

Sementara untuk misi yang terkait intai mengintai, drone helikopter dengan bobot 150 kg ini bisa dipasangi radar GMTI (ground moving target indicator), teknologi yang juga dipasang pada radar intai Saab terbaru GlobalEye. Dengan GMTI, Rajawali 350 sanggup men-trackpergerakan kapal-kapal kecil yang bermanuver tinggi di permukaan.

Dengan kapasitas payload 25 – 30 kg, pilihan perangkat canggih yang bisa dipasang ada Lidar (Light Detection and Ranging), multi/hyper spectral camera, dan SIGINT/ELENT system dan communication relay system. Sementara bermacam sensor gimbal yang bisa dicangkok termasuk EO (electro optic)/IR (infra red) sensor dan mapping camera.

Karena bakalan di setting untuk lepas landas dan mendarat dari deck kapal Bakamla, urusan dapur pacu menjadi perhatian serius, yang jelas tenaganya harus mumpuni untuk ‘melawan’ kencangnya angin laut. Rajawali 350 mengadopsi mesin turbin 25 Kw. Radius operasinya mencapai 120 Km dengan ketinggian terbang maksimum 4.500 meter. Soal kecepeatan, Rajawali laut ini mampu ngebut hingga 145 Km per jam dengan durasi (endurance) di udara selama 4 jam.

Drone yang sudah menyandang standar militer ini dapat mendarat secara otomatis, bahkan dalam kondisi darurat, Rajawali 350 dapat landing dengan bantuan parasut. Terkait operasional di lautan, mungkin yang harus diwaspadai adalah suhu (temperature) yang kadang bila terlalu panas dapat mengganggu sistem elektronik. Dalam spesifikanya, Rajawali 350 sanggup terbang aman di suhu -30 sampai 40 derajat celcius.

Sebelum tampil di Singapore Air Show 2016, Rajawali 350 sudah pernah ditampilkan secara statis di pameran Indo Defence 2014 lalu. (Haryo Adjie – Singapura)

Spesifikasi Rajawali 350
– Rotor diameter: 3,5 meter
– Airframe lenght: 3,10 meter
– Height: 1,3 meter
– Width: 1,1 meter
– Empty weight: 75kg
– MTOW: 150 kg / Expandable to 175 kg
– Rotary system: 3 blades
– Endurance: 4+ hours
– Payload capacity: 25-30 kg
– Mission radius: 120 km
– Service ceiling: 4.500 meter
– Cruise speed: 70 km/h
– Max airspeed: 145 km/h
– Fuel: F34, F44, F54, Jet A1, JP6, Jp8
– Turbine: 25 kW
– Temperature Range: 30° C +40° C

Foto