Dunia arsitektur, Infrastruktur, Karya, Project, Sistem bangunan

Bangunan dan Arsitektur Khas dari Negara-Negara di Dunia

1.Indonesia – Monas dan Candi Borobudur

Monumen Nasional (Monas) adalah monumen peringatan yang tingginya mencapai 132 meter yang didirikan untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia yang dulu berjuang merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Belanda. Pembangunan Monas dimulai pada 17 Agustus 1961 dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Di atas tugu ini ada lidah api sebagai mahkota yang dilapisi lempengan emas sebagai lambang semangat juang yang menyala-nyala.

Candi Borobudur, merupakan sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Candi ini ddirikan oleh para penganut agama Budha Mahayana sekitar abad ke-8 M pada masa pemerintahan raja Syailendra. Candi ini juga termasuk candi Budha terbesar didunia, dan juga merupakan salah satu warisan  dunia UNESCO yang menjadi daya tarik turis mancanegara.

2.Prancis – Eiffel Tower

Menara Eiffel merupakan sebuah menara besi yang dibangun di Camp de Mars ditepi sungai Seine di Paris. Menara ini telah menjadi ikon global dari Negara Prancis dan salah satu bangunan yang terkenal didunia. Nama dari menara ini diambil dari nama perancangnya yaitu Gustav Eiffel.  Banyak orang yang mengunjungi menara ini sejak pembangunannya pada tahun 1889, hal itu menjadikannya sebagai monumen bertarif yang paling banyak dikunjungi di dunia.

3.U.S.A – Statue of Liberty (Patung Liberti)

Kata Liberty dalam bahasa Indonesia adalah suatu patung berukuran raksasa yang terletak di Pulau Liberty, di muara Sungai Hudson, New York Harbor, Amerika.

Patung ini merupakan hadiah seratus tahun kemerdekaan dari Prancis untuk Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan merupakan suatu simbol selamat datang untuk pengunjung, imgran, dan orang Amerika yang datang kembali. Pemahat patung ini adalah Frederic Auguste Bartholdi, dan Gustave Eiffel merancang struktur penyangga dalamnya. Pada tanggal 1984 patung Liberty masuk dalam daftar situs Warisan Dunia UNESCO.

4.Brazil – Cristo Redentor (Patung Yesus)

Cristo Redentor yang ada di Brazil ini merupakanpatung Yesus Kristus dengan gaya arsitektur Art Deco terbesar dan terdapat di Rio de Janeiro, Brazil. Patung ini mempunyai tinggi 38 meter dan berada dipuncak dari Gunung Corcovado yang tingginya 710 m di Taman Nasional Hutan Tijuca. Patung ini menjadi simbol umat Kristen, dan menjadi simbol kebanggaan kota.

5.Inggris – Big Ben

Big Ben adalah nama yang merujuk pada sebuah menara jam yang terletak di Gedung Parlemen di Westminter,  London, Inggris Raya, dan merupakan menara jam terbesar kedua didunia. Alasan mengapa menara ini dinamakan Big Ben karena Big Ben itu sendiri merupakan nama kecil dari lonceng didalamnya.

Menara ini dibangun sebagai bagian dari rencana pembangunan istana baru oleh Charles Barry, setelah istana Westminter yang lama hancur karena kebakaran pada malam 22 Oktober 1834. Menara ini memiliki tinggi 96,3 meter dan dibangun dengan gaya Gothic Victoria.

6.Italy – Colosseum

Colosseum adalah tempat bersejarah yang dulu difungsikan sebagai tempat bertading para gladiator, dibangun oleh Vespasian. Tempat pertunjukan besar yang berbentuk elips yang disebut amfiteater, merupakan salah satu dari Enam Puluh Sembilan Keajaiban Dunia Pertengahan.

Situs ini terletak di kota kecil di Italia, Roma, yang didirikan oleh walikota Vespasian pada masa Dominiatus dan diselesaikan oleh anaknya Titus, situs ini menjadi salah satu karya terbesar dari arsitektur Kerajaan Romawi yang pernah dibangun.

7.Singapura – Merlion

Merlion atau bisa diartikan Singa Laut adalah patung khas yang berkepala singa dengan badan seperti ikan. Namanya merupakan gabungan dari ikan duyung (mermaid) dan singa (lion).

Merlion memiliki tinggi 8,6 meter dan beratnya 70 ton. Patung ini dibangun dari campuran semen oleh seniman Singapura, Lim Nang Seng.

8.Australia – Gedung Opera Sydney

Bangunan ini merupakan salah satu bangunan abad ke-20 yang paling unik dan terkenal. Gedung ini terletak di Bennelong Point di Sydney Harbour.

Bagi jutaan turis yang datang, bangunan ini memilik daya tarik tersendiri karena bentuknya menyerupai cangkang. Selain menjadi objek pariwisata, gedung ini juga menjadi tempat berbagai pertunjukan teater, balet, dan berbagai seni lainnya. Gedung ini dkelola oleh Opera House Trust dan menjadi markas bagi Opera Australia, Sydney Theatre Company, dan Sydney Symphony Orchestra.

9.Uni Emirat Arab – Burj Dubai/Burj Khalifa

 

Burj Khalifa merupakan bangunan tertinggi didunia yang pernah dibuat oleh manusia. Dimulai dari melewati ketinggian Taipei 101 sebagai bangunan tertinggi didunia pada 21 Juli 2007. Pada tanggal 12 September 2007, Burj Khalifa berhasil melewati ketinggian CN Tower. Pada tanggal 7 April 2008, struktur tertinggi didunia dari menara KVLY-TV yang berada di Blanchard, North Dakota, Amerika Serikat berhasil dilewati. Struktur tertinggi yang pernah dibuat manusia, Menara Radio Warsawa 645,4 m dibuat pada 1974 (namun runtuh saat renovasi pada 1991) berhasil dilewati pada tanggal 1 September 2008.

  1. Malaysia – Menara Petronas

Menara Petronas adalah dua buah bangunan pencakar langit kembar di Kuala Lumpur, Malaysia yang sempat menjadi gedung tertinggi didunia dilihat dari tinggi pintu masuk utama ke bagian struktur paling tinggi. Menara ini dirancang oleh Adamson Accosiates Architects, Kanada bersama dengan Cesar Pelli dan Associates Architects America Serikat yang selesai dibangun setinggi 88 lantai pada 1988 dengan desain inferior yang merefleksikan budaya islam yang mengakar di Malaysia.

  1. Kamboja – Angkor Watt

Angkor Watt adalah sebuah kuil yang terletak dikota Angkor, Kamboja. Kuil ini dibangun oleh raja Suryawarman II pada pertengahan abad ke-12. Pembangunan kuil ini memerlukan waktu 30 tahun. Disekitar kuil ini juga terdapat kuil lain yang indah, namun Angkor Watt merupakan kuil yang paling terkenal.

12.Thailand – Grand Palace

Grand Palace adalah kompleks bangunan istana di Bangkok, Thailand. Istana ini berfungsi sebagai kediaman resmi raja-raja Thailand dari abad ke-18 dan seterusnya.Istana ini mulai dibangun pada tahun 1782, pada masa pemerintahan Raja Rama I, ketika ia memindahkan ibukota kerajaan menyeberangi sungai dari Thonburi ke Bangkok. Istana ini telah diperluas beberapa kali dan bangunan-bangunan tambahan telah dibangun seiring berjalannya waktu.

13.India – Taj Mahal

Taj Mahal adalah monumen yang terletak di Agra, India. Dibangun atas keinginan Kaisar Mughal Shah Jahan, anak Jahangir, sebagai sebuah musoleum untuk istri Persianya, Arjumand Banu Begum. Pembangunannya menghabiskan waktu 22 tahun dan merupakan sebuah adi karya dari arsitektur Mughal. Pada tahun 1983, Taj Mahal diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

14.China – Great Wall (Tembok Besar)

 

Tembok Besar China juga dikenal dengan nama Tembok Sepanjang 10.000 Li, juga merupakan bangunan terpanjang yang pernah dibuat oleh manusia, terletak di Tiongkok. Bangunan ini juga termasuk kedalam salah satu Tujuh Keajaiban Dunia, dan dimasukkan dalam situs warisan dunia UNESCO.

15.Korea Selatan – Gyeongbokgung Palace

Gyeongbokgung Palace adalah istana yang terletak disebelah utara kota Seoul, Korea Selatan. Istana ini termasuk dari lima istana besar dan merupakan yang terbesar yang dibangun oleh dinasti Joseon. Istana Gyeongbok aslinya dibangun tahun 1394 oleh Jeung do Jeon, seorang arsitek. Istana ini hancur pada saat invasi Jepang ke Korea tahun 1592-1598, dan dibangun lagi pada tahun 1860-an.

16.Arab Saudy – Ka’bah

Ka’bah adalah Bait Suci atau tempat ibadah kepada Allah yang pertama kali didirikan di muka bumi. Bentuk bangunan ke’bah hampir mendekati bentuk kubus yang terletak ditengah Masjidil Haram di Mekah. Bangunan ini adalah monumen suci bagi kaum muslim dan merupakan patokan arah kiblat bagi kaum muslim saat mendirikan sholat. Selain itu bangunan ini setiap tahun dikunjungi oleh umat muslim pada saat musim haji.

  1. Yordania – Petra

Petra merupakan sebuah situs arkeologi di Maan, Yordania. Tempat ini terkenal dengan bangunan arsitektur yang dipahat pada bebatuan serta sistem pengairannya. Diperkirakan dibangun pada awal tahun 312 SM, sebagai ibukota dari Nabath, dan sekarang menjadi simbol Yordania, dan juga menjadi tempat wisata favorit bagi para turis.

18.Bahrain – Bahrain WTC

Bahrain WTC adalah gedung yang terletak di Bahrain yang dibangun pada tahun 2008 dengan tinggi 240 m. Bahrain WTC menjadi skyscraper pertama yang mengintegrasikan turbin angin dengan struktur gedungnya. Turbin-turbin itu menyumbang sekitar 11%-15% kebutuhan energi listrik dikedua tower tersebut.

19.Qatar – Qatar National Museum

Museum ini memiliki daya tarik lain bagi wisatawan di Doha, Qatar. Struktur bangunan arsitekturnya luar biasa, menunjukkan ketrampilan para arsitek Qatar. Museum ini dahulunya adalah istana Sheikh Abdullah Al-Thani. Gedung tampak lebih seperti sebuah istana daripada museum. Ada beberapa macam pameran yang diadakan pada tiap tahun. Dalam beberapa waktu terakhir ini banyak diadakan pameran alam, perhiasan, tradisional, dll.

  1. Kuwait – Kuwait Tower

Kuwait Tower adalah salah satu ikon utama negara Kuwait. Kuwait Tower terdiri dari tiga menara menara ramping di Kuwait City. Menara ini diresmikan pada tanggal 26 Februari 1977 sebagai landmark dan simbol Kuwait Modern. Menara utama memiliki tinggi 187 meter dengan dua bola

  1. Iran – Tehran Azadi

Tehran Azadi adalah sebuah menara yang berada dikota Teheran, Iran. Juga merupakan tanda pintu masuk sebelah barat menuju pusat kota. Bangunan yang berada disekitar Bandara Internasional Marabad, Iran. Menara ini sangat indah ketika malam hari dengan cahaya lampu yang menghiasi menara tersebut. Arsitek menara ini adalah Hossein Amanat, yang menggabungkan unsur Sassanid dan arsitektur Islam.

22.Brunei Darussalam – Istana Nurul Iman

Istana Nurul Iman adalah kediaman resmi dari Sultan Brunei, Sultan Hassanah Bolkial dan pusat dari pemerintahan Brunei. Istana ini terletak di daerah pemekaran, di tepi sungai dengan bukit yang hijau di tepi sungai Brunei, beberapa kilometer di selatan Bandar Seri Begawan. Ibukota Brunei.

23.Uzbeskistan – Sher Dor Madrasah

Masjid yang terkenal di Uzbekistan, yang juga merupakan salah satu peninggalan dan bukti kejayaan Islam dimasa lampau, terutama dibidang arsitektur. Masjid ini tak hanya difungsikan untuk sholat saja, tapi juga berfungsi sebagai madrasah atau sekolah.

24.Myanmar – Swhedagon

Swhedagon juga dikenal sebagai Pagoda Emas, merupakan stupa setinggi 98 meter yang berlapis emas dan terletak di Yangon, Myanmar. Pagoda ini terletak dibagian barat Danau Kandawgy, di bukit Singuttara, dan mendominasi pemandangan kota Yangon. Stupa Buddhis ini adalah yang paling suci bagi bangsa Birma karena menyimpan relik Buddha terdahulu, yaitu tongkat Kakusandha, saringan air Konagamana, sepotong jubah Kassapa, dan delapan helai rambut Sidharta Gautama, Buddha Historis.

25.Yerusalem – Masjidil Aqsa

Masjid ini merupakan salah satu tempat suci agama Islam yang menjadi bagian dari kompleks bangunan suci di Kota Lama Yerussalem. Kompleks masjid ini didalamnya juga termasuk Kubah Batu dikenal oleh umat Islam dengan sebutan Al-Haram Asy-Syarif atau “tanah suci yang mulia.”

26.Bhutan – Tiger Nest Monestry

Bangunan ini merupakan biara yang paling terkenal di Buthan. Berdiri kokoh pada batu karang pada ketinggian 3.120 meter, sekitar 700 meter diatas lembah Paro. Kuil ini hadir sebagai objek wisata yang sangat digemari karena view panorama alamnya yang indah. Kuil yang terletak di tepian lembah Paro ini tak bisa ditempuh dengan kendaraan apapun. Bila anda ingin berkunjung kesana, siapkan stamina untuk mendaki gunung lewati lembah dan jangan lupa bawa parasut kalau tiba-tiba ngga sengaja kepleset.

27.Pakistan – Masjid Badsashi

Masjid ini dibangun oleh raja ke-enam Kesultanan Mughal, Raja Aurangzeb tahun 1671 di Lahore, Pakistan. Masjid Badashi merupakan masjid dan sebagai landmark serta tujuan, wisata utama kota Lahore.

  1. Taiwan – Tapei 101

Tapei 101 adalah pencakar langit setinggi 101 tingkat di Distrik Xinyi, Taipei, Taiwan. Nama resminya adalah Gedung Finansial Internasional Taipei. Menara ini menjadi gedung tertnggi kedua di dunia.

29.Mesir – Piramida

Mesir dikenal dengan sebutan “negeri piramida” sekalipun ditemukan situs piramida dalam jumlah besar di Semenanjung Yucatan yang merupakan pusat peradaban suku Maya. Di Mesir umumnya piramida digunakan sebagai sasaran penjarahan dan perampok makam karena para raja-raja membawa harta kekayaannya dan segala macam artefak guna dialam baka, sekalipun diberi perlindungan dengan semacam kutukan-kutukan untuk mencegahnya.

30.Belanda – Kincir Angin Kinderdirjk

Kinderdirjk adalah sebuah desa di Belanda, mlik pemerintah kota Lekkerland, di provinsi Holland, sekitar 15 km sebelah timur dari Rotterdam. Kinderdirjk terletak antara pertemuan Polder dari Sungai Lek dan Noord. Untuk menguras air laut agar menjadi daratan dengan menggunakan Polder yang berbentuk kincir angin, sistem dari 19 kincir angin dibangun sekitar 1740. Kelompok kincir angin ini adalah tempat pengurasan dengan menggunakan sistem Polder berbentuk kincir angin terbesar dan tertua di Belanda. Jaringan kincir angin dar Kinderjijk adalah salah satu tempat wisata terkenal di Belanda. Tempat ini juga ditetapkan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.

31.Turki – Hagia Sophia

 

Hagia Sophia (Kebijaksanaan Suci) dulu adalah gereja orthodox. Tapi setelah Istanbul jatuh dibawah pemerintahan kaisar Ottoman, gereja orthodox dirubah menjadi sebuah masjid. Bangunan ini memiliki keunikan dengan adanya akulturasi dari arsitek gereja dan masjid. Namun, setelah turki membangun masjid biru atau Blue Mosque, Hagia Sophia berubah menjadi museum.

32.Germany – Holstentor

Holstentor adalah sebuah gerbang bata bergaya gothic, dan salah satu gerbang yang masih bertahan selain Burtgor dan merupakan benteng dari abad pertengahan kota Lubeck di Jerman. Bangunan ini terdiri dari dua menara berbentuk bundar di utara dan selatan dengan berbentuk arka. Bangunan ini berlantai empat. Saat ini Holstentor dianggap sebagai markah tanah terbesar di Lubeck. Bersama dengan Altstadt dari Lubbeck, dua markah tanah ini sekarang merupakan situs warisan dunia UNESCO.

33.Spanyol – Plaza de Toros de Las Ventas

 

Bangunan ini merupakan bullring paling terkenal di Spanyol. Arena tarung kota Madrid ini dibangun pada tahun 1922-1929 di sebuah kawasan yang saat itu disebut Las Ventas del Espiritu Santo. Bullring yang diresmikan pada tahun 1931 itu, dibangun dengan mengadaptasi gaya neo-mudejar yang dipopulerkan oleh bangsa Moor pada abad ke-12. Arena ini mampu menampung sebanyak 23.798 penonton dilahan seluas 45.800 m2. Kapasitas tersebut membuat Las Ventas menjadi arena tarung banteng terbesar di Spanyol.

  1. Rusia – Katedral St. Basil

Bangunan ini merupakan gereja yang mempunyai banyak kubah berbentuk bawang di kompleks Lapangan Merah, Moskwa, yang secara tradisional dipandang sebagai simbol posisi unik Rusia antara Eropa dan Asia.

  1. Vatikan – Basilika Santo Petrus

Merupakan sebuah basilika utama Katolik di kota Vatikan, dikelilingi oleh Roma. Bangunan ini digambarkan sebagai gereja terbesar yang pernah dibangun (luas 23.000 m2, kapasitas 60.000) dan salah satu situs tersuci Kekristenan.

  1. Jepang – Himeji Kastil

Kastil ini terletak dikota Himeji, Prefektur Hyogo, Jepang. Pesona keindahan plesteran warna tembok istana menjadikan istana Himeji memiliki sebutan lain “Istana burung kuntul putih.” Istana Himeji merupakan salah satu contoh peninggalan arsitektur istana dari awal abad ke-17 yang paling penting. Istana ini merupakan salah satu Warisan Dunia UNESCO.

37.Swedia – Istana Drottningholm

Istana ini merupakan tempat kediaman pribadi keluarga Kerajaan Swedia. Terletak di Drottnngholm, Dibangun diatas pulau Lovon, bangunan ini merupakan salah satu dari istana Kerajaan Swedia. Selain digunakan sebagai kediaman keluarga, istana ini merupakan atraksi turis yang populer.

38.Bolivia – Tiahuanaco

Tiahuanaco merupakan situs arkeologi pra-Kolombus penting di Bolvia barat. Situs ini dianggap sebagai salah satu warisan penting kekaisaran Inka, menjadi pusat keagamaan dan admnistratif selama lebih dari lima ratus tahun. Reruntuhan ini terletak di pantai tenggara Danau Titicaca di Departemen La Paz, provinsi Ingavi, sekitar 72 km sebelah barat La Paz.

39.Bangladesh – Masjid Kuno Bagerhat

Masjif Kota Bagerhat adalah kota yang sebelumnya hilang, yang terletak dipinggiran kota Bagerhat, kota di distrik Bagerhat, di divisi Khulna barat daya dari Bangladesh, Bagerhat terletak sekitar 15 mil selatan timur dari Khulna dan 200 mil barat daya dari Dhaka.

40.Iraq – Reruntuhan Hatra

Hatra adalah kota kuno di Kegubernuran Ninawa dan region Al-Jazira, Irak. Kota ini juga dikenal sebagai al-Hadr, nama yang pernah muncul dalam prasasti kuno yang ditemukan di provinsi Persia kuno Khvarvaran. Kota ini terletak 290 km disebelah barat laut Baghdad dan 110 km di sebelah barat daya Mosul.

*****
Catatan: “Postingan ini sebagian mengandung unsur subyektifitas penulis, bangunan diatas ada yang menjadi ikon negara ada juga yang hanya sekedar bangunan unik namun memuliki peran penting dan sejarah tetapi bukan menjadi ikon negara. Jadi postingan ini tidak bisa dijadikan rujukan kalau semisal kalian mendapatkan tugas ataupun makalah”

Sumber Referensi :

http://www.bonjourbag.com

firmanwahyu1998.blogspot.com

fauziamidruddin176.blogspot.com

id.m.wikipedia.org/wiki/Daftar_Situs_Warisan_Dunia_UNESCO

Advertisements
Infrastruktur, Project, Referensi, Sistem bangunan

KONSTRUKSI BANGUNAN 2 LANTAI

KONSTRUKSI BANGUNAN 2 LANTAI

DENAH

Denah adalah tampak atas bangunan yang seolah-olah dipotong secara horizontal setinggi 1m dari ketinggian 0.00 bangunan tersebut. Bagian atas bangunan yang terpotong dihilangkan sehingga bagian lantainya yang terlihat.

Denah untuk bangunan perlu mempresentasikan detail-detail dari potongan gambar dan detail struktur, untuk mempermudah pekerjaan di lapangan

STRUKTUR PONDASI

Pondasi dalam suatu bangunan merupakan bagian paling bawah dan berhubungan langsung dengan tanah. Pada struktur bangunan, pondasi berfungsi untuk memikul beban bangunan yang ada diatasnya. Untuk menghasilkan bangunan yang kokoh, pondasi juga harus direncanakan dan dikerjakan dengan sangat hati-hati. Pondasi harus diperhitungkan sedemikian rupa baik dari segi dimensi maupun secara analitis mekanis.

1. Pondasi Dangkal

Pondasi jenis ini biasanya dilaksanakan pada tanah dengan kedalaman tanah tidak lebih dari 3 meter atau sepertiga dari dari lebar alas pondasi. Dengan kata lain, pondasi ini diterapkan pada tanah yang keras atau stabil yang mendukung struktur bangunan yang tidak terlalu berat dan tinggi, dengan kedalaman tanah keras kurang dari 3 meter. Pondasi dangkal tidak disarankan untuk dilaksanakan pada jenis tanah yang kurang stabil atau memiliki kepadatan tanah yang buruk, seperti tanah bekas rawa/gambut. Bila kondisi memaksa untuk dilaksanakan pada tanah yang kurang stabil, harus diadakan perbaikan tanah terlebih dahulu, dengan sistem memakai cerucup/tiang pancang yang ditanam dibawah pondasi.

2. Pondasi Dalam

Pondasi dalam adalah pondasi yang didirikan permukaan tanah dengan kedalam tertentu dimana daya dukung dasar pondasi dipengaruhi oleh beban struktural dan kondisi permukaan tanah. Pondasi dalam biasanya dipasang pada kedalaman lebih dari 3 m di bawah elevasi permukaan tanah. Pondasi dalam dapat dijumpai dalam bentuk pondasi tiang pancang, dinding pancang dan caissons atau pondasi kompensasi . Pondasi dalam dapat digunakan untuk mentransfer beban ke lapisan yang lebih dalam untuk mencapai kedalam yang tertentu sampai didapat jenis tanah yang mendukung daya beban strutur bangunan sehingga jenis tanah yang tidak cocok di dekat permukaan tanah dapat dihindari.

TANGGA

Bagian – bagian dari struktur tangga

Pondasi tangga

– Sebagai dasar tumpuan (landasan) agar tangga tidak mengalami penurunan, pergeseran.

– Pondasi tangga bisa dari pasangan batu kali, beton bertulang atau kombinasi dari kedua bahan dan pada dibawah pangkal tangga harus diberi balok anak sebagai pengaku pelat lantai, agar lantai tidak menahan beban terpusat yang besar.

Ibu tangga

– Merupakan bagian dari tangga sebagai konstruksi pokok yang berfungsi untuk mendukung anak tangga.

Anak tangga

– Anak tangga berfungsi sebagai bertumpunya telapak kaki, dibuat dengan jarak yang sama dan selisih tinggi (trap) dibuat, supaya kaki yang melangkah menjadi nyaman, enak untuk melangkah, bentuk anak tangga dapat divariasikan sesuai selera pemilik atau arsiteknya.

Pagar tangga

– Pagar tangga atau reilling tangga adalah bagian dari struktur tangga sebagai pelindung yang diletakkan disamping sisi tangga dan di pasang pada/ diatas ibu tangga untuk melindungi agar orang tidak terpelosok jatuh.

– Pagar tangga dapat dibuat dengan macam – macam variasi agar lebih artistik dan pada lantai tingkat disekitar lubang tangga harus dipasang juga pagar pengaman agar penghuni tidak terjerumus jatuh.

Penggunaan tangga

– Merupakan batang yang di pasang sepanjang anak tangga untuk bertumpunya tangan agar orang turun naik tangga merasa lebih aman, pegangan tangga bertumpu pada tiang – tiang tangga yang tertanam kuat pada ibu tangga.

Bordes

– Adalah pelat datar diantara anak – anak tangga sebagai tempat beristirahat sejenak, bordes di pasang pada bagian sudut tempat peralihan arah tangga yang berbelok.

– Untuk rumah tinggal, lebar bordes antara 80 – 100 cm dan untuk bangunan umum, lebar bordesnya dibuat antara 120 – 200 cm.

Untuk merencanakan tangga maka bisa digunakan rumus tangga sebagai berikut :

1 Aantrade + 2 Optrade = 57 ampai dengan 60 cm

Toleransi 57 – 60 cm ini menyesuaikan dengan panjang langkah orang dewasa dengan tinggi badan normal itu rata-rata 57 – 60 cm.

Menurut riset bahwa pada saat mengangkat kaki dalam arah vertikal untuk tinggi angkatan kaki tersebut itu dibutuhkan tenaga 2 kali lipat dibandingkan kaki pada saat melangkah dalam arah horisontal. Sebagai idealisasi kita abil contoh sebagai berikut :

Sebuah bangunan bertingkat dengan tinggi lantai 3.50 m, anak tangga tegak (optrade) diperkirakan 18 cm. Jadi jumlah optrade = 350 : 18 = 18, 4 buah maka dibulatkan = 19 buah

sehingga optradenya menjadi = 350 : 19 = 18.4 cm. Ukuran ini harus diteliti benar sampai ukuran dalam milimeter. Kita lihat berdasarkan rumus tangga :

1 aantrade + 2 optrade = 57 – 60 cm

Lebar aantrade (57 a’ 60 ) – 2 x 18.4 = 20. 2 a’ 23.2 cm dalam ini ukurannya boleh dibulatkan menjadi antara 20 dan 23

RANGKA ATAP

Rangka atap (roof truss) adalah sistem struktur yang berfungsi untuk menopang/menyangga penutup atap, dengan elemen-elemen pokok yang diri dari: kuda-kuda (truss), usuk/kasau (rafter), dan reng (roof batten). Truss merupakan struktur rangka batang (kuda-kuda) sebagai penyangga utama rangka atap, yang terdiri dan batang utama luar (chords) dan batang Iam (webs), dan yang berfungsi untuk menahan gaya aksial (tarik dan tekan), maupun momen lentur

Konstruksi atap rangka kayu memiliki elemen-elemen sebagai berikut

Kuda-kuda

Kuda-kuda merupakan penopang (iga-iga) yang menyalurkan gaya tekan, sedangkan balok dasar pada kuda – kuda yang berfunfsi sebagai penahan dasar gaya tarik, serta tiang tengah (ander) yang mendukung balok bubungan (molo) dan menerima gaya tekan.

Gording merupakan sebagai penyangga kasau (usuk) tenletak pada kuda penopang dibutuhkanjikajarak antara bantalan dan bubungan> 2 m.

Kasau / Usuk merupakan balok melintang di atas balok dinding (bantalan), gording, dan bubungan serta berfungsi sebagai penyangga reng. Ujung bawah kasau diteruskan menonjol pada dinding rumah ke luar, membentuk lebar tritisan yang dikehendaki.

Reng merupakan bilah yang melintang di atas kasau dan berfungsi sebagai tempat menempatkan posisi genteng, sedangkan ring balok diletakkan di bagian puncak dinding dan berfungsi sebagai pendukung balok kuda-kuda.

Listplank Tirisan terbuat dari papan tegak yang dipasang pada ujung bawah kasau sebagai pengikat ujung kasau. Listplank harus dilindungi terhadap cucuran air hujan dan terhadap panas matahari agar tidak cepat lapuk.

konstruksi rangka yang terletak pada sebuah bidang dan saling dihubungkan degan sendi pada ujungnya, sehingga membentuk suatu bagian bangunan yang terdiri dan segitiga-segitiga.

Pelapis atap merupakan lapisan kedap air biasanya terbuat dari seng, plastik, plat semen berserat yang biasanya diletakkan di atas kasau, Sedangkan penutup atap nerupakan lapisan kedap terhadap resapan air hujan yang sering digunakan dari bahan ijuk, rumbia, genteng, plat semen berserat, atau seng 

bergelombang.

Pada konstruksi kuda-kuda, terutama yang berkonstruksi kayu, kemiringan dan bentuk atap sangat dipengaruhi prinsip konstruktif dan bentuk konstruksi atap kayu.

Referensi, Sistem bangunan

HOTEL DAN KLASIFIKASI

Dalam situs dinas kebuayaan dan pariwisata disebutkan bahwa Hotel adalah suatu bidang usaha yang menggunakan suatu bangunan atau sebagian banguna yang disediakan secara khusus, untuk setiap orang yang menginap, makan, memperoleh pelayanan dan menggunakan fasilitas lainnya dengan pembayaran. Ciri khusus dari hotel adalah mempunyai restoran yang dikelola langsung di bawah manajemen hotel tersebut. Kelas hotel ditentukan oleh Dinas Pariwisata Daerah (Diparda).

KLASIFIKASI HOTEL

Meskipun kegiatan yang beraa di dalam setiap hotel sama, beberapa hotel memiliki keunikan rancangan yang berbeda-beda baik dari sisi kelengkapan ruang, kelengkapan layanan, penampilan bangunan, maupun suasana dalam bangunan yang dirancang,. Hal ini dipengaruhi oleh kegiatan khusus atau lebih spesifik dari para tamu hotel. Proses perncanaan sebuah hotel perlu diperhatikan berbagai komponen yang terkait, yang berbeda-beda sesuai dengan jenis htel yang direncanakan. Oleh karena itu pemahaman pada beberapa klasifikasi hotel perlu dilakukan, yang ditinjau dari beberapa sudut pandang (Marlina Endy, 2008, Panduan Perancangan Bangunan Komersial, hal 52), seperti:

Jenis hotel menurut tujuan kedatangan tamu

Bussiness Hotel

Merupakan hotel yang dirancang untuk mengakomoasi tamu yang mempunyai tujuan berbisnis. Hotel seperti ini memerlukan berbagai macam fasilitas seperti olah raga, bersantai, jamuan makan ataupun minum, fasilitas negosiasi dengan mengedepankan kenyamanan dan privasi yang tinggi. Selain itu standart luas ruang pertemuan juga perlu dipertimbangkan.

Pleasure Hotel

Merupakan hotel yang sebagian besar fasilitasnya ditujukan untuk memfasilitasi tamu yang bertujuan berekreasi. Sebagai fasilitas pendukung aktivitas rekreasi, hotek seperti ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk bersantai dan relaksasi baik itu unutk krgiatan outdoor ataupun indoor.

Country Hotel

Merupakan hotel khusus bagi tamu antar negara. Hotel seperti ini sangant memerlukan privasi dan kemanan yang sangat tinggi. Biasanya lokasi hotel tersebut berada di pusat kota agar dekat dengan pusat pemerintahan suatu negara, atau berada jauh dari pusat kota tetapi lokasi tersebut mempunyai nilai lebih seperti pemandangan yang indah sehingga tamu daapt beristirahat dengan nyaman.

Sport Hotel

Merupakan hotel yang fasilitasnya ditujukan terutama untuk melayani tamu yang bertujuan untuk berolahraga. Untuk fasilitas sport hotel hampir sama dengan fasilitas pleasure hotel, hanya saja untuk fasilitas olah raga lebih ditonjolkan, tidak hanya sekedar fasilitas olah raga untuk berekreasi TELfasilitas untuk berekreasi juga tetap diadakan karena tidak semua tamu yang menginap di hotel tersebut merupakan kalangan penggemar olah raga saja tetapi juga merupakan masyarakat biasa.

Jenis hotel menurut lamanya tamu menginap

Transit Hotel

Hotel dengan waktu inap tiak lama (harian). Fasilitas yang dapat mendukung hotel seperti ini adalah layanan pada tamu dalam waktu singkat seperti laundry, restoran, dan agen perjalanan.

Semiresidential Hotel

Hotel dengan rata-rata waktu inap tamu cukup lama (mingguan). Fasilitas hotel seperti ini perlu dilengkapi dengan fasilitas yang lebih bervariasi, tidak membosankan, dan untuk waktu yang relatif lebih lama, seperti fasilitas kebugaran (spa, jogging track, tenis, kolam renang,dll), dan fasilitas rekreasi (restoran, cafe, taman bermain,dll).

Residential Hotel

Hotel dengan waktu kunjungan tamu yangtergolong lama (bulanan). Hotel seperti ini mengedepankan rasa nyaman dan keamanan pada tamu hotel. Fasilitas yang disediakan biasanya fasilitas yang dibutuhkan sehari-hari seperti supermaket atau perbelanjaan, fasilitas kebugaran, (spa, jogging track, tenis, kolam renang,dll), fasilitas rekresi (taman bermain, restoran, cafe, dll). Maka dari itu perletakan hotel yang seperti ini biasanya digabungkan atau join dengan tempat perbelanjaan atau supermaket agar saling dapat memberikan keuntungan, layanan dan sebagai daya tarik pengunjung.

Jenis hotel menurut jumlah kamar

Small Hotel

Hotel dengan jumlah kamar maksimal 25 kamar. Hotel ini biasanya dibangun di daerah dengan angka kunjungan rendah.

Medium Hotel

Hotel dengan jumlah kamar sekitar 29-299 kamar. Hotel ini biasanya dibangun di daerah dengan angka kunjungan sedang.

Large Hotel

Hotel dengan jumlah kamar minimun 300 kamar. Hotel ini biasanya dibangun di daerah dengan angka kunjungan tinggi.

Jenis hotel menurut lokasinya

City Hotel

Hotel yang terletak di pusat kota dan biasanya menampung tamu yang bertujuan bisnis atau dinas. Sasaran konsumen dari hotel ini adalah tamu pebisnis atau urusan dinas, lokasi yang dipilh sebaiknya mendekati kantor-kantor atau area bisnis di kota tersebut.

Down Town Hotel

Hotel yang berlokasi di dekat perdagangan dan perbelanjaan. Sasaran konsumen dari hotel ini adalah pengunjung yang ingin berwisata belanja ataupun menjalin relasi dagang. Kadang hotel ini dibangun brgbung dengan suatu fasilits perbelanjaan agar dapat saling memberikan keuntungan.

Suburban Hotel/Motel

Hotel yang berlokasi di pinggir kota. Sasaran konsumen dari hotel ini adalah tamu yang menginap dengan waktu pendek dan merupakan fasilitas transit masyarakat yang sedang melakukan perjalanan.

Resort Hotel

Hotel yang dibangun di tempat-tempat wisata. Tujuan pembangunan hotel ini adalah sebagai fasilitas akomodasi dari suatu aktivitas wasata.

KLASIFIKASI HOTEL BERBINTANG

Terdapat klasifikasi hotel yang berlaku di Indonesia yang didasarkan pada beberapa pertimbangan, yaitu:

Jumlah kamar

Fasilitas dan peralatan yang disediakan

Model sistem pengelolaan

Bermotto pelayanan

Berdasarkan pertimbangan aspek-aspek di atas hotel dapat diklasifikasi sebagai berikut:

Hotel bintang 2

Klasifikasi hotel bintang 2 mempunyai klasifikasi sebagai berikut:

Umum

Lokasi mudah dicapai, dalam arti akses ke lokasi tersebut mudah

Bebas polusi

Unsur dekorasi Indonesia tercermin pada lobby

Bangunan terawat, rapi, dan bersih

Sirkulasi di dalam bangunan mudah

Bedroom

Minimum mempunyai 20 kamar dengan luasan 22 m2/kamar

Setidaknya terdapat satu kamar suite dengan luasan kamar 44 m2/kamar

Tinggi minimum 2,6 m tiap lantai

Tidak bising

Pintu kamar dilengkapi pengaman

Tata udara dengan pengatur udara

Terdapat jendela dengan tirai tidak tembus sinar luar

Dalam tiap kamar ada kamar mandi minimum terdapat satu stop kontak

Dinding kamar mandi kedap air

Dining room

Standart luas 1,5 m2/tempat duduk

Tinggi ruangan lebih dari 2,6 m

Terdapat akses langsung dengan dapur

Tata uadar dengan/tanpa pengatur udara

Bar

Standart luas 1,1 m2/tempat duduk

Terdapat satu buah yang terpisah dengan restoran

Dilengkapi perlengkapan mencuci dengan air panas/dingin

Lobby

Harus ada lobby

Tata udara dengan AC/ventilasi

Kapasitas penerangan minimum 150 lux

Sarana olah raga dan rekreasi

Minimum satu buah dengan alternatif pilihan: tenis, golf, fitnes, blliard, jogging, taman bermain anak, olah raga air (misal kolam renang).

Utilitas penunjang

Terdapat transportasi vertikal yang bersifat mekanis

Ketersediaan air minum 300 liter/orang/hari

Tata udara dengan /tanpa pengatur udara

Terdapat ruang mekanik

Komunikasi dengan telepon saluran dalam (house phone), telepon lokal, interlokal

Terdapat fasilitas sentral radio, carcall

Terdapat alat deteksi kebakaran awal pada tiap ruang, fire extinguisher, fire hydrant, pintu kamar tahan api

Minimum terdapat satu ruang jaga

Terdaapt tempat penampungan sampah tertutup

Terdapat tsaluran pembangn air kotor

Hotel bintang 3

Klasifikasi hotel bintang 3 mempunyai klasifikasi sebagai berikut:

Umum

Unsur dekorasi Indonesia tercermin di dalam lobby, restoran, kamar tidur, dan function room

Bedroom

Minimum mempunyai 20 kamar standar dengan luasan 22 m2/kamar

Terdapat minimum dua kamar suite dengan luasan kamar 44 m2/kamar

Tinggi minimum 2,6 m tiap lantai

Dining room

Bila tidak berdampingan dengan lobby maka harus dilengkapi dengan kamar mandi/WC sendiri

Bar

Apabila berupa ruang tertutup maka harus dilengkapi dengan pengatur udara mekanik (AC) dengan suhu 24 0C

Lebar ruang kerja bartender setidaknya 1 meter

Ruang fungsional

Minimum terdapat satu buah pintu masuk yang terpisah dari lobby dengan kapasitas minimum 2,5 kali jumlah kamar

Dilengkapi dengan toilet apabila tidak ada satu lantai dengan lobby

Terdapat pre function room

Lobby

Mempunyai luasan minimum 30 m2

Dilengkapi dengan lounge

Toilet umum minimum satu buah dengan perlengkapan

Lebar koridor minimum 1,6 m

Drug store

Minimum terdapat drug store, bank, money changer, biro perjalanan, air line agent, souvenir shop, perkantoran, butik, salon

Tersedia poliklinik

Tersedia paramedis

Sarana rekereasi dan olah raga

Minimum satu buah dengan pilihan: tenis, bowling, golf, fitnes, sauna, billiard, jogging, diskotik, taman bermain anak

Terdapat kolam renang dewasa yang terpisah dengan kolam renang anak

Sarana rekreasi untuk hotel di pantai dapat dipilih dari alternatif berperahu, menyelam, selancar, atau ski air

Sarana rekreasi untuk hotel di gunung dapat dipilih dari alternatif hiking, berkuda, atau berburu

Utilitas penunjang

Terdapat transportasi vertikal yang bersifat mekanis

Ketersediaan air minum 500 liter/orang/hari

Dilengkapi dengan instalasi air panas/dingin

Dilengkapi dengan telepon lokal dan interlokal

Tersedia PABX

Dilengkapi dengan sentra video/TV, radio, paging, carcall

Hotel bintang 4

Klasifikasi hotel bintang 4 mempunyai klasifikasi sebagai berikut:

Umum

Minimum seperti hotel bintang 3

Bedroom

Minimum mempunyai 50 kamar standar dengan luasan 24 m2/kamar

Terdapat minimum tiga kamar suite dengan luasan kamar 48 m2/kamar

Tinggi minimum 2,6 m tiap lantai

Dilengkapi dengan pengatur suhu kamar di dalam bedroom

Dining room

Mempunyai minimum 2 buah dinning room, salah satunya berupa coffee shop

Bar

Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 3

Ruang fungsional

Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 3

Lobby

Mempunyai luasan minimum 100 m2

Terdapat dua toilet umum untuk pria dan tiga toilet umum untuk wanita dengan perlengkapannya

Drug store

Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 3

Sarana rekereasi dan olah raga

Sama pada hotel bintang 3 ditambah dengan diskotik/night club kedap suara denagn AC dan toilet

Utilitas penunjang

Terdapat transportasi vertikal yang bersifat mekanis

Ketersediaan air minum 700 liter/orang/hari

Dilengkapi dengan instalasi air panas/dingin

Hotel bintang 5

Klasifikasi hotel bintang 5 mempunyai klasifikasi sebagai berikut:

Umum

Minimum seperti hotel bintang 4

Bedroom

Minimum mempunyai 100 kamar standar dengan luasan 26 m2/kamar

Terdapat minimum empat kamar suite dengan luasan kamar 52 m2/kamar

Tinggi minimum 2,6 m tiap lantai

Dilengkapi dengan pengatur suhu kamar di dalam bedroom

Dining room

Mempunyai minimum 3 buah dinning room, salah satunya dengan spsialisasi makanan (Japanese/Chinese/European food)

Bar

Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 4

Ruang fungsional

Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 4

Lobby

Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 4

Drug store

Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 4

Sarana rekereasi dan olah raga

Sama pada hotel bintang 4 ditambah dengan area bermain anak minimum ayunan atau ungkit (children playground)

Utilitas penunjang

Terdapat transportasi vertikal yang bersifat mekanis

Ketersediaan air minum 700 liter/orang/hari

Dilengkapi dengan instalasi air panas/dingin

Dilengkapi dengan sentra video, musik, teleks, radio, carcall

Business center

Di business center ini tersedia beberapa staff yang dapat membantu dengan bertindak sebagai co-secretary para tamu yang ingin berkomunikasi dengan kantor pusatnya maupun relasi bisnisnya. Selain itu, ada pula fasilitas lain seperti faksimile, teleks, mecanograf. Para tamu dapat memanfaatkan pelayanan dengan akses internet melalui kamarnya untuk reservasi dan promosi usahanya, di samping juga dapat melakukan telekonferensi.

Restoran

Sub bagian restoran di hotel yang besar dapat dibagi menjadi:

Main dinning room / ruang makan utama yang menydiakan makanan Perancis/internasional

Coffee shop, restoran yang menyediakan dan menyajikan makan pagi dengan menu dan jenis pelayanannya lebih sederhana atau biasa disebut ready on plate

Restorant yang spesifik seperti drill-room, pizzarea, japanesse, oriental.

Room Service: restorant yang melayani dan menyediakan hidangan makanan dan minuman kepada tamu hotel yang enggan keluar kamar. Atas dasar pesanan tamu, makanan dan minuman diantar langsung ke kamar tamu.

Take out service dan out side catering: untuk lebih meningkatkan pendapatan penjualan produk yang dihasilkan oleh dapur hotel, ada beberapa hotel yang melayani pesanan makanan dan minuman dan penyelenggaraan perjamuan diluar hotel seperti misalnya untuk perjamuan instansi-instansi swasta.

sumber:adriarchitecture.com

Infrastruktur, Referensi, Sistem bangunan

Macam-macam, Penggunaan dan Pemilihan Lift Untuk Gedung Bertingkat

Jenis, macam dan fungi Lift :

  1. Lift Penumpang

Berfungsi untuk mengangkut penumpang dan mempunyai bukaan pintu center opening (co).

  1. Lift Observation

Adalah sama dengan lift penumpang namun pada sisi belakangnya terbuat dari kaca dan ruang luncurnya juga di design dari kaca yang berfungsi untuk menampilkan keindahan design arsitektur dan memberikan kenyamanan penumpang kereta karena dapat melihat tata letak ruang dalam bangunan.

  1. Lift Barang atau biasa disebut Lift Service

Berfungsi untuk mengangkut barang dalam jumlah dan berat yang tertentu dan mempunyai bukaan pintu side opening (so), dalam keadaan darurat atau kebakaran, lift barang harus dapat difungsikan sebagai lift kebakaran.

  1. Lift pasien biasa disebut Lift Bed

Mempunyai bukaan pintu side opening (so) pada 2 (dua) sisi yaitu muka dan belakang (through door) berfungsi untuk mengangkut patient stretcher (brandkar) sehingga diperlukan ukuran ruang kereta sebesar l =1.500 mm d = 2.300 mm.

  1. Lift Automobile

Berfungsi untuk mengangkut kendaraan (mobil) sehingga memerlukan ukuran ruang kereta sampai l =2.750 mm d =6.300 mm tergantung peruntukan jenis mobil yang akan diangkut. Lift ini berkecepatan rendah yaitu 20, 30, 45 mpm dan mempunyai sistem bukaan pintu atas – bawah dengan 2 (dua) atau 3 (tiga) panel pintu.

  1. Lift fire.

Dalam keadaan darurat/kebakaran, minimal satu diantara jajaran lift harus dapat dipergunakan untuk evakuasi ataupun transportasi bagi fire brigade. Lift yang berfungsi juga sebagai lift fire adalah lift service atau disebut juga lift barang. Karena kebutuhannya maka dinding ruang luncur, kamar mesin lift, pintu lift dan saluran kabel power harus tahan api selama minimal 1 jam, sedangkan pada lobby lantai dasar didekat lift fire harus dipasang fire man switch untuk keperluan operasional petugas fire brigade.

Penggunaan lift pada bangunan bertingkat dibagi menjadi :

  • Bangunan rendah sampai 6 lantai,

Mengunakan kereta kapasitas 300 kg ~ 1.000 kg dengan kecepatan 60 mpm atau 75 mpm.

  • Bangunan menengah rendah 6 ~ 20 lantai,

Mengunakan kereta kapasitas 1.000 kg ~ 1.150 kg dengan kecepatan 90 mpm atau 105 mpm.

  • Bangunan menengah tinggi 20 ~ 30 lantai,

Mengunakan kereta kapasitas 1.150 kg ~ 1.350 kg dengan kecepatan 120 mpm atau 150 mpm.

  • Bangunan tinggi diatas 20 lantai,

Mengunakan kereta kapasitas 1.350 kg ~ 1.600 kg dengan kecepatan 150 mpm ~ 300 mpm.

Dasar pemilihan passenger elevator meliputi :

  1. Penentuan jumlah populasi orang dalam gedung berdasar pada peruntukan gedung yang bersangkutan yaitu

No. Jenis gedung Per luas bersih

(nett area) — ————————————————————————————–

  1. Perkantoran 10 m²/orang, untuk lt. 1 ~ 20

12 m²/orang, untuk lt. 21 ~ 30

14 m²/orang, untuk lt. 31 ~ 40

  1. Hotel

* unit kamar @ 2 orang

* function rooms 10 m²/orang

  1. Rumah Sakit

* kamar pasien 3 ~ 4 bed / kamar

* ruang praktek 3 orang / ruang

* ruang tunggu 10 m²/orang

  1. Apartment

* 1 bed room (1 br) @ 2 orang

* 2 bed room (2 br) @ 3 orang

* 3 bed room (3 br) @ 4 orang

* penthouse (ph) @ 6 orang

  1. Average Arrival Interval (AAI dalam detik)

Waktu tunggu rata – rata yang diperlukan dalam satuan detik.

Standard AAI yang berlaku umum,

* gedung kantor mewah 25 ~ 35 detik

* gedung kantor komersial 25 ~ 35 detik

* gedung kantor instansi 30 ~ 40 detik

* hotel berbintang 40 ~ 60 detik

* hotel resort 60 ~ 90 detik

* rumah sakit 40 ~ 60 detik

* apartement kelas mewah 50 ~ 70 detik

* apartment kelas menengah 60 ~ 80 detik

* apartment kelas biasa 80 ~ 120 detik

* gedung sekolah / kuliah 40 ~ 90 detik

  1. Handling Capacity (HC dalam %)

Batas kemampuan maksimum kereta dalam mengangkut sejumlah orang tiap 5 menit pertama saat jam-jam padat (rush hour) yang dihitung dalam %.

Standard HC (%) dalam 5 menit yang berlaku umum,

* gedung kantor mewah 10 ~ 12 %

* gedung kantor komersial 11 ~ 13 %

* gedung kantor instansi 14 ~ 17 %

* hotel berbintang 8 ~ 10 %

* hotel resort 6 ~ 8 %

* rumah sakit 10 %

* apartement kelas mewah 5 ~ 7 %

* apartment kelas menengah 6 ~ 8 %

* apartment kelas biasa 10 ~ 11 %

* gedung sekolah / kuliah 2,5 ~ 25 %

Sumber:http://engineeringbuilding.blogspot.co.id/2011/11/jenis-macam-penggunaan-dan-dasar.html