Budaya, Ekonomi, Masyarakat, Pemerintah, Umum

Indonesia di Akui Dunia sebagai Negara Terkaya No 1 di Dunia

Image result for FREEPORT INDONESIA
PT.Freeport Indonesia (Foto:search)

Penghasilan saham besar bagi bangsa indoneaia adalah PT. Freeport indonesia yang terdapat di daerah papua mimika, negara-negara di dunia banyak di menyegani indonesia karena alam dan kekayaannya sangat luas dan melimpah.

Penghasilan dalam satu bulan lebih dari triliuanan dolar america (idr). Apalagi penghasilan dalam satu tahunan lebih dari itu. Tetapi semua cenderung lebih ke kepentingan individual bukan tentang kepentingan bersama.

Dan yang juga sangat di sayangkan adalah jumlah penduduk indonesia yang semakin lama semakin bertamba kapasitas penduduknya,sehingga banyak memunculkan peroblematika seperti halnya.Kemiskinan bangsa indonesia yang emakin hari semakin meningkat dan banyak rakyatnya yang pengangguran,termiskin hingga mati kelaparan karena kurangnya lapangan pekerjaan dan daya cipta.

Dunia banyak menyegani negara indonesia karena memiliki banyak kekayaan alamnya yang sangat luas dan banyak,sala satunya perusahaan-perusahan besar yang banyak beroperasi namun sayang pemasukan kepada negara tidak lebih dari 25% saja.Sedangkan 75% untuk negara Pemilik saham terbesar yaitu Amerika bersama sekutunya China dan Jepang.

Kenyataan bahwa sampai hari ini di Negara indonesia masih dikuasai oleh Negara luar hampir di senua segi Politik,ekonomi,sosial dll,dalam artian semua saham besar dan kecil bangsa indonesia telah dan sedang di duduki oleh bangsa lain.
Apakah Rakyat bangsa indonesia tak sanggup berdaya cipta untuk mengelola dan bersaing didalam tanah airnya sendiri? Ini menjadi pertanyaan sangat serius bagi anak bangsa.

Maka dengan itu perlunya kerja keras dengan pemberdayaan kepada masyarakat kecil serta mendukung generasi penerus bangsa pelajar hingga mahasiswa agar terus didorong oleh orang-orang tua hingga wakil-wakil rakyat untuk menjawab permasalahan yang ada,karena diketahui bahwa negara indonesia sendiri masih menjajah negara lain.Itulah fenomena kehidupan yang ada bahwa “yang kaya makin kaya,yang miskin semakin miskin”.

Saran dari saya kepada Negara bahwa Negara berhak mengambil tindakan saham yang di monopoli oleh pihak-pihak asing, agar lapangan pekerjaan dan kesempatan kerja pekerjaan dibuka sebanyak-banyaknya kepada anak bangsa.
Agar kedepan bangsa indonesia merasakan hasil daripada tananya sendiri, dengan harapan segala kesenjangan yang ada bisa terjawab dan terselesaikan.

Sekian duluh ya,mohon kritikannya jika memang ada yang perlu ditambahkan…..

Advertisements
Budaya, Masyarakat, Umum, West Papua

Koncer Music,Festival And Show Model Papua akan segera diselenggarakan oleh Panitia Natal dan Seminar IKB-PMPJ Se-jawa dan bali di Bali

Enent.png
Papuan creativity.-(Foto:Fap)
Malang,-Forum Anak Panah (FAP) dibentuk di Jakarta pada tahun 2015 dan disahkan pada tanggal 29 Januari 2016 saat kegiatan Musyawara Besar (Mubes) ke-8 dan perayaan Natal bersama Ikatan Keluarga Besar Pelajar Mahasiswa se-Pengunungan Jayawijaya (IKB-PMPJ) se-Jawa dan Bali di Semarang. 
Dengan julukan Forum Anak Panah (FAP) Creativity,sesuai dengan maksud dari dibentuknya forum anak panah yaitu untuk menyatukan mahasiswa Papua Se-Jawa dan Bali,yang mana ide tersebut lahir karena terjadinya dinamika organisasi dalam wadah IKB-PMPJ Se-Jawa dan Bali beberapa tahun terakhir ini.”di semarang 29/12/2016.
Dengan itu mahasiswa yang tergabung dalam wadah IKB-PMPJ Se-Jawa dan Bali yang mana adalah Jayawiyaja, Mamberamo Tengah , Yalimo,Nduga dan Lani Jaya- Jakarta. Telah merencanakan untuk mengadakan ivent.”Koncer Music,Festival And Show Model Papua” bertempat di Bali oleh Panitia Natal dan Seminar 2017-2018 di Malang nanti.
“Maksud dari diselenggarakannya kegiatan ini tidak hanya bermaksud dalam rangka pencarian dana guna menyukseskan kegiatan Seminar dan Natal nanti, namun lebih dari itu sebagai wujud bangga akan budaya atau identitas serta melestarikan budaya tersebut seperti itu, ungkap Nelkinus.w selaku Pengurus BPH dan juga Panitia Seminar dan Natal.”Rabu/14/2017
Dalam acara FAP Creativity di maksud akan hadir beberapa bintang tamu seperti,band legendaris Black Brothers, band asal negara Vanuatu Naio Regae Band, Abouwhim Band dan juga Pacenogei dan artis lokal lainya dan serta pemodel Putri Melanesian Papuan,akan tampil  dalam acara Konser musik,festival dan Show model papua yang digelar oleh FAP Creativity.
Adapun kegiatan Koncer Music,Festival And Show Model Papua tersebut akan hadir atau adakan di tiga kota besar di indonesia yaitu,Bali,Jayapura dan Malang.Terkait tangal dan waktu sebagaimana tertulis di bawah dengan estimasi biaya yang tidak tentu.

Adapun kegiatan dan waktu pelaksaan acara tersebut diantaranya:

Kutai, Bali 23 Juni 2017
Kegiatan:Show Model Melanesia And Festival Culture Papuan

Jayapura, Papua 08 Agustus. 2017
Kegiatan:Show Model Papuan And Concert Music

Malang, JATIM 24-1 januari 2017
Kegiatan:“Seminar dan Natal”

Dengan demikian demikian sangat diharapkan bantuan atau dukungan dari semua pihak dalam hal ini,Pelajar dan Mahasiswa,Tokoh-tokoh dan lembaga-lembaga untuk mendukung dalam bentuk apapun dengan harapan acara Natal dan Seminar tersebut dapat sukses sesuai dengan harapan.

Informasi dan contact lebih jelas silahkan hub/kunjungi pada laman http://www.Forumanakpana.com untuk melihat perkembangan maupun rencana-rencana yang telah diagendakan oleh Panitia penyelenggara.

Budaya, SEJARAH, Umum

Anda penggemar Black Brothers? Anda wajib tahu 10 fakta ini!

59blackbrithers.jpeg

Jayapura,LBR– Pada masa jayanya, Black Brothers sanggup menaklukan blantika musik Indonesia yang dipenuhi para rocker yang sedang membangun jati diri musik Indonesia.  Corak musik yang dikembangkan Black Brothers menjadi pembeda dengan musik-musik lainnya yang sedang berkembang saat itu.
Black Brothers bukan hanya band yang numpang tenar di Indonesia maupun Pasifik. Black Brothers adalah ikon musik,ikon budaya, ikon perlawanan Papua.
Jika anda adalah seorang penggemar Black Brothers, anda perlu mengetahui 10 fakta tentang Black Brothers ini.

11 – Selama aktif di blantika musik Indonesia,perusahaan rekaman Irama Tara telah merekam lagu-lagu Black Brothers dalam 11 album.
3 – Irama Tara merekam lagu-lagu hits Black Brothers dalam 3 album Lagu-lagu terbaik Irama Tara.
2 – Black Brothers menciptakan 2 lagu keroncong berjudul Kr. Kenangan yang diciptakan oleh Hengky MS dan Kr. Gunung Sicloop ciptaan Jochie Phu. Vokalis dalam dua lagu keroncong ini adalah Stevie Mambor, penabuh drum Black Brothers yang memiliki suara khas.
28 – Tanggal 28 Desember 1976, Black Brothers melakukan show pertamanya di Istora Senayan, Jakarta. Dalam show ini Black Brothers tampil bersama SAS, sebuah grup rock dari Surabaya.
1974 – Awal berdiri pada tahun 1974, Black Brothers menggunakan nama Band PDK. Mereka menggunakan nama PDK karena menggunakan alat band milik Dinas Pendikan dan Kebudayaan Provinsi Irian Jaya.
8 – Rumah no 8 milik orang tua Andy Ayamiseba, Dirk Ayamiseba di Jalan Lembah II Angkasa Indah, Jayapura. Di garasi rumah inilah Black Brothers memulai karir musiknya.
1983 – Yalikole, lagu berirama disko yang diciptakan oleh Black Brothers masuk dalam deretan lagu disko terbaik di Eropa pada tahun 1983.
9 – Black Brothers didirikan oleh 9 orang. Mereka adalah Andy Ayamiseba, Hengky MS, Benny Bettay, August Rumwaropen, Stevy Mambor, Yochi Patipeiluhu, Willem Ayamiseba, David Rumagesang dan Amri Kahar.
1976 – Dua tahun sejak didirikan, Black Brothers memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Di tahun 1976 ini, setelah bermukim di Jakarta selama beberapa minggu, Black Brothers mendapatkan kontrak pertama mereka untuk tampil di sebuah restoran.
4 – Setelah era Black Brothers mulai pudar, tercatat 4 grup band yang mencoba mengulang kesuksesan Black Brothers dengan menggunakan kata “Black” sebagai nama band mereka. Grup band ini adalah Black Papas, Black Sweet, Black Power, dan Black Family.

DISKOGRAPHI

Album :
1. Kisah Seorang Pramuria (Vol 1) Irama Tara.
2. Derita Tiada Akhir (Vol 2) Irama Tara.
3. Lonceng Kematian (Vol3) Irama Tara.
4. Hilang Irama Tara.
5. Nuru Aipani (lagu daerah Irian Jaya) Irama Tara.
6. Oh Inanekeke (spesial senam nonstop) Irama Tara.
7. Sajojo (spesial senam) Irama Tara.
8. Mula Wakeke (west Papua) Irama Tara.

Album The Best:
1. 14 Lagu Terbaik Irama Tara.
2. 22 Spesial Album Irama Tara.
3. Black Brothers (album Yuanita Budiman) Irama Tara. (*)

Sumber :TabloidJubi.com
Editor    :Melqy s w
Budaya, Umum, West Papua

Mahasiswa Papua Se-Jawa Dan Bali telah Ramaikan Panggung “Musik” Di Surabaya

Brosur papua soun 2017-2018.png
Steaker acara/konser (foto:Ist)

Surabaya,(LBR)–Tanggal 28 Januari 2017 kemarin,Mahasiswa Papua yang berada di wilayah se-jawa dan bali telah meramaikan malam hiburan yang disebut “Papua Sound” di Surabaya,Jawa Timur. 

Acara ini dilakukan dalam rangka pencarian dana untuk menyukseskan kegiatan Natal dan Seminar Ikatan Keluarga Besar Pelajar dan Mahasiswa Se-Pegunungan Jayawijaya (IKB-PMPJ) (Kabupaten Jayawijaya, Lani Jaya-Jakarta, Mambramo Tengah, Yalimo dan Nduga) Se- Jawa dan Bali tahun 2017 yang akan diselenggarakan di Malang,nantinya.

Menurut Nelkinus Walela selaku ketua koordinator umum penyelenggara acara papua sound kota surabaya,Jumat, (27/01/2017).Menyatakan tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk menyukseskan acara natal namun lebih dari itu juga bermaksud untuk meningkatkan minat dan bakat kawan-kawan Papua yang mempunyai hoby di bidang musik dan meningkatkan tali persaudaraan, kesatuan serta persatuan kita sebagai mahasiswa atau secara umum orang Papua melalui ivent ini.


Lanjutnya, adapun beberapa rangkaian kegiatan Papua Sound yang akan dipentaskan diantaranya: Akuistikan, Hip-Hop, Regea Performance, Karoke, Party, Minicafe dan Nobar.

Rangkaian kegiatan itu telah dilaksanakan pada hari Sabtu 28/01/2017 kemarin. bertempat di Asrama Kamasan III, Jln. Kalasan, Surabaya, dari Jam 18:00 hingga selesai jam 01:00 dengan tiket masuk sebesar Rp. 5.000 termasuk biaya parkir guna menjaga kelancaran dan kenyamanan kegiatan yang dimaksud.

Menurutnya kegiatan serupa akan terus diselenggarakan tiap bulan sekali karena kegiatan tersebut tidak hanya guna menyukseskan acara natal nanti, namun mengandung maksud positif dalam hal ini pengembangan diri sehingga kami juga minta dukungan dan partisipasi dari semua pihak,tandasnya.

Tutupnya “mengucapkan banyak terima kasih kepada semua rekan-rekan atau pada umumnya keluarga besar mahasiswa/i papua se-jawa dan bali yg telah datang dan ramaikan acara papua sound ini.”

Lanjut tutupnya Salam kompak,selamat malam keluarga besar OAP.Amolongoo,Nimaomee,Kinaonak,Amakanie,Koyaoo,Wiwaoo,Foy,Tabea,Acemo,Yepmum,Isakoto,Nare,wa wa….

Sumber     : http://www.kabarmapega.com

Editor        :Melqy s walela

Budaya, Karya, Masyarakat

Mama-Mama Papua Pentaskan Noken Di Acara Seni Dan Budaya

 15057998_1064782296954209_2075363420_n
Noken di Pentaskan Saat Kegiatan Seni dan Budaya di Nabire. (Foto: Yosafat Mai Muyapa/KM)

NABIRE,LBRMPesta Seni Budaya yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melaui Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten, Nabire, mama-mama Papua pentaskan Noken sebagai Identitas buduya di acara seni dan budaya, Rabu, (16/15/2016) di Taman Gizi Oyehe Nabire, Papua.

Yohana Pekei yang mementaskan Noken mengatakan momen ini merupakan momen yang terinda buat kami para budayawan pada khusunya wilayah Meepagoo dan Saireri.

“Karena, sikap kami kepada pemerintah daerah agar membuka mata untuk melihat situasi masyarakat yang sedang terhambur jualan Nokenya,”Bebernya

Kata dia, gerakan mama-mama Papua dalam penjualan kearifan tangan atau noken ini menunjukkan bahwa perdagangan kami agar diperhatikan pemerintah dan publik.

Selain itu, Veronika salah seorang pejual Noken mengharapkan kepada pemerintah bahwa pasar untuk mama Papua harus ada.

“Kerinduan kami harus ada pasar khusus bagi mama-mama papua untuk menjual penghasilan kekayaan bumi Papua dan salah satunya keanyaman tangan yakni Noken,”harapnya.

Sumber    :Kabarmapega.com

Editor       : Melqy s w

Budaya, Masyarakat

Yang cantik mereka bilang kita lebih sayang aktivis Papua Merdeka, kenapa ya?

Menurut idntimes.com menjadi seorang aktivis itu banyak orang menilai para aktivis itu tak menarik untuk dijadikan pasangan. Mereka terlalu sibuk di luar.

Dukungan Papua Merdeka dari Pasifik Melanesia – Via : fwpaction.blogspot.com

Namun jangan salah sobat! sepertinya banyak perempuan cantik Papua ini lebih sayang memilih para aktivis karena itu masuk kriteria pasangan idaman. Alasan kenapa punya pasangan aktivis membuatmu juga akan bangga dan bersyukur. Simak baik-baik ya.

Kamu tidak akan kekurangan perhatian. Pada hidup orang lain yang tidak dikenal saja dia peduli, apalagi hidupmu,  Integritas dan tanggung jawab yang dia miliki membuatmu tidak akan ditelantarkan. Juga Pergaulannya luas, mengetahui banyak informasi sehingga dia jadi sosok yang bisa diandalkan. Mereka sudah mengenatahui akan masa depan. Oleh sebabnya kata perempuan Papua bilang “Za sayang ko, tapi za lebih sayang mereka yang berbicara Papua merdeka”.

Banyak masalah yang terjadi di Papua membuat perempuan Papua tidak tinggal diam, mereka mendorong generasi mudah Papua untuk lebih selamatkan generasi Papua sebagai “Hitam Kulit Kriting Ramput Aku Papua”, seperti lirik lagunya Edo Kondologit itu.

Payokwa-gwe – Via : suaradukanews.blogspot.com

Kutipan ini diambil dari suaradukanews “Za sayang ko tapi za lebih sayang dan cinta mereka yang bicara Papua Merdeka” karena mereka mau selamatkan za punya generasi. Juga za tra mau nanti za pu anak cucu bilang “Za nene moyang dulu dong Hitam Kulit Kriting Rambut”. Lalu diakhiri dengan kalimat “Dong zu tra ada”. Itu alasanya memilih mempertahankan seorang aktivis lebih baik.

Nah yang trakhir pujian dua kalimat ini sepertinya hanya diperuntukan buat Laki-laki Papua yang Bicara Papua Merdeka,”KO HEBAT”.

Kutipan:http://watikamkwe.blogspot.co.id

Budaya, Masyarakat, Umum

Membangkitkan Nasionalisme,Belajar dari Realita


Oleh : Yaning Fly

Suara Aktifis Papua

Artikel, (KM)–Kehidupan generasi hari ini menjadi tantangan terhebat dalam pembangunan tubuh kebangsaan Papua Barat.  Karena minimnya pengetahuan tentang pentingnya perjuangan sehingga banyak generasi bahkan orang-orang terdidik lainnya tenggelam dalam eforia pembangunan yang didesain penjajah. Sampai hari ini terlalu banyak kesedihan yang dialami oleh rakyat bangsa Papua Barat, dimana hampir mayoritas rakyat Papua mendambakan kemerdekaan tetapi sikap nyata untuk berdiri menentang keberadaan penjajah tidak terlihat. Entah apa sebabnya, sehingga dalam waktu-waktu menuju puncak pencapaian  penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua Barat, masih ada juga orang Papua yang tertidur dalam kelambu penjajahan.

Ini merupakan tantangan, bagaimana caranya kita membangkitkan nasionalisme Papua Merdeka dalam diri setiap orang pribumi Papua. Bagaimana caranya agar semua orang bisa terlibat dalam perjuangan Papua Merdeka. Sebab nasionalisme Papua Merdeka sangat penting dalam mendirikan   Negara Republik Papua Barat.

Penyadaran kepada rakyat Papua Barat harus dipandang sebagai hal terpenting kita, sehingga kapan saja, dan dimana saja penyadaran tentang Papua Merdeka itu dilakukan. Buatlah orang selalu berdiskusi tentang Papua Merdeka, baik itu orang Papua ataupun pendatang, baik anak sekolah maupun PNS atau siapa saja dan dimana saja. Papua Merdeka harus menjadi hantu yang selalu mengganggu kenyamanan orang. Papua Merdeka harus menjadi topik terhangat setiap hari seperti cahaya fajar yang membangunkan manusia.

Bagaimana caranya nasionalisme itu dapat bertumbuh !


Rakyat Papua hanya perlu disadarkan melalui realita yang menimpa kehidupan sehari-hari sebagai dampak dari pada kesalahan sejarah masa lalu. Banyak fakta yang terjadi dalam kehidupan manusia Papua namun hal itu tidak begitu serius untuk diperhatikan dan dipelajari sehingga banyak orang Papua masih tertidur. Sehingga untuk membangkitkan semangat nasionalisme Papua Merdeka, setiap persoalan harus diangkat untuk diketahui oleh publik Papua, agar setiap persoalan dan masalah yang menimpa orang Papua itu menjadi landasan bijak bagi bangsa Papua untuk dapat menjiwai nasionalisme Papua Merdeka merdeka.

Mengenal realita Penjajahan !


Penjajahan itu penguasaan kehidupan suatu bangsa oleh bangsa lain. Dalam kontek penjajahan di Papua oleh bangsa Indonesia, kita  harus belajar untuk mengenal siapa itu Indonesia di Papua. Mengapa Indonesia ada di Papua, dan apakah keberadaan Indonesia di Papua membawa dampak yang begitu baik bagi orang Papua. Kita harus mengenal dengan baik  siapa itu Indoesia, mengapa Indonesia ada di Papua, dan lain-lain.

Dari pertanyaan-pertanyaan itu kita dapat memperuncing pola pikir kita tentang fakta dan realita sebagai dampak dari pada penjajahan di Papua, seperti :

  1. Berapa jumlah saudara kita yang bersekolah hari ini?
  2. Berapa jumlah siswa asli Papua di sekolah, mulai dari SD, SMP, dan SMA-SMK hari ini?
  3.  Apakah keluarga kita ada yang meraih sarjana?
  4. Berapa jumlah sarjana, master, doktor dan profesor dari suku da marga kita hari ini sejak 54 tahun lamanya Indonesia mengklaim Papua bagian dari Indoensia?
  5. Berapa jumlah saudara kita yang hari ini bekerja dalam birokrasi pemerintah?
  6. Berapa upah-gaji yang diterima setiap bulan?
  7. Apakah gaji mereka mampu menjawab kebutuhan ekonomi keluarga selama sebulan?
  8. Apakah keluarga sekampung atau semarga ada yang meraih gelar master atau profesor?
  9. Apakah keluarga sekampung atau semarga ada yang menjadi dokter?
  10. Bagaimana dengan nasib anak-anak yang bergantung kepada hasil jualan sayur dari orang tua, apakah mereka dapat meraih impian sebagai  sarjana, master, doktor dan profesor?
  11. Mengapa pemerintah memekarkan kabupaten dan distrik jika dari kita sendiri belum ada sumber daya manusia yang cukup?
  12. Mengapa birokrasi Pemerintah daerah tidak diisi saja oleh orang asli Papua, tetapi banyak diisi oleh kaum pendatang?
  13. Mengapa pemerintah tidak membatasi arus imigran dari luar Papua?
  14. Berapa jumlah orang Papua yang bekerja sebagai PNS?
  15. Berapa jumlah orang Papua yang bekerja sebagai guru?
  16. Berapa jumlah orang Papua yang memiliki profesi pertukangan?
  17. Berapa jumlah orang Papua yang memiliki kios?
  18. Berapa jumlah orang Papua yang memiliki toko?
  19. Berapa jumlah orang Papua yang memiliki  Bengkel Motor?
  20. Berapa jumlah orang Papua yang berprofesi sebagai buruh pelabuhan?
  21. Berapa jumlah orang Papua yang berprofesi sebagai buruh di bandar udara?
  22. Berapa jumlah orang Papua yang berprofesi sebagai sopir taxi?
  23. Berapa jumlah orang Papua yang berprofesi sebagai tukang ojek?
  24. Berapa jumlah orang Papua yang berprofesi sebagai Nelayan?
  25. Berapa jumlah orang Papua yang berprofesi sebagai Satpam?
  26. Berapa jumlah orang Papua yang berprofesi sebagai Satpol?
  27. Berapa jumlah orang Papua yang berprofesi sebagai anggota Dewan?
  28. Berapa jumlah orang Papua yang berprofesi sebagai Kontraktor
  29. Berapa jumlah orang Papua yang berprofesi sebagai Wartawan
  30. Dan lain-lain.


Penguasaan sektor-sektor kehidupan orang Papua oleh kaum pendatang telah menciptakan diskriminasi sosial. Orang Papua tidak dapat duduk dalam bidang-bidang penting, karena setiap porsi birokrasi pemerintah telah diduduki oleh para Intelek kaum pendatang. Sarjana Papua menjadi pengangguran, sementara pemekaran distrik terus dibuka untuk mengadopsi Intelektual pendatang yang berjamur dari berbagai nusantara. Rakyat Papua ingin mengamuk, sementara militer berdiri dibelakang kaum pendatang untuk mengamankan kepentingan Penjajahan (Fakta).



Pintu birokrasi tertutup, rakyat memilih untuk bertani, sementara transmigrasi telah diijinkan pemerintah untuk menjalankan sistem pertanian moderen sehingga sektor ekonomi pasar tradisional dikuasai oleh hasil olahan kaum imigran. Sebagian mencoba untuk melaut sebagai cara lain untuk memperoleh penghasilan dan membiayai hidup, namun hasil yang di dapat juga tak menjanjikan karena pasar ikan telah dikuasai pendatang. Akhirnya jualan pinang menjadi alternatif terakhir, yang entah kapan kaum pendatang akan menguasai sektor ekonomi kecil ini dan apa jadinya lagi kehidupan ekonomi rakyat pribumi nantinya bila sektor ekonomi sekecil inipun disabotase oleh orang pendatang.


Pada sektor lain, para pengrajin kayu juga mengeluh karena hutan telah dikuasai oleh kapitalis, hutan telah digarap habis,  hutan telah menjadi obyek pasar kaum pemodal. Sementara rakyat Papua yang ingin menebang kayu untuk menopang kebutuhan ekonomipun dihadang oleh Dinas Kehutanan, dengan alasan penebangan liar.

Ini realita kehidupan orang Papua yang memprihatinkan, kesulitan makin tinggi. Pembangunan yang terjadi telah menciptakan kehancuran bagi masa depan generasi. Dari sisi lain, karena sektor-sektor ekonomi orang Papua telah disabotasi oleh kaum pendatang, akibatnya rakyat merasa terhimpit dan kesulitan dalam mencari nafkah, sehingga  tanah dan sumber daya alam menjadi sasaran untuk diperdakangkan, akhirnya rakyat Papua hidup sebagai orang asing di tanah sendiri.

Sangat disayangkan, seperti bom waktu yang entah kapan akan meledak, rasa sakit yang terpendam dalam diri rakyat kecil begitu dalam. Hingga mereka yang tidak dapat bersuara memilih pergi menyendiri di dusun-dusun, ada yang memilih untuk mengikat diri dalam kehidupan bebas sehingga memilih kematian melalui jalur miras (Fakta).

Tidak hanya itu, kaum kapitalis merong-rong masuk seperti malaikat terang dengan menawarkan berbagai pembangunan, jalan, bandara, jembatan, pelabuhan laut dan lain –lain, sambil mencuri hasil bumi orang Papua dengan memainkan harga yang sekecil mungkin kepada rakyat Papua dalam keterbatasan pengetahuan (Fakta).                                
     
Hasil penjualan coklat, pala, kopra dan lain-lain hanya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, dan tidak dapat dipakai untuk berinvestasi ke masa depan. Akhirnya, generasi yang sedang berjuang melepaskan pakaian abu-abu dibangku SMA kebingungan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi karena keterbatasan penghasilan orang tua. ………….Ini salah siapa……….?

Realita hari ini perlu menjadi pelajaran bagi kita. Berapa lama lagi kita harus memberi sanjungan kepada bangsa penjajah ini? Kita tidak dapat berdiam diri dan terus menerus tunduk kepada aturan hukum yang dibuat oleh penjajah, sebab hukum dibuat untuk sebuah kepentingan. Kita harus nyatakan sikap perlawanan, kita harus merombak seluruh gaya pandang kita, kita harus selamatkan generasi.

Lihat, penderitaan yang kita alami hari ini akan lebih berat jika kita tidak bertindak dari sekarang. Generasi yang sekarang ada pada jenjang pendidikan sekolah dasar akan memikiul beban yang begitu besar kemudian, jika kita tidak bertindak untuk melawan sistem negara penjajah ini dari sekarang. Sebab setiap sektor kehidupan orang Papua kini dikuasai oleh bangsa penjajah dan kapitalis.

Jangan memukul dada saat ada anak-anak kita yang telah meraih sarjana, jangan bangga karena jabatan-jabatan yang sementara saudara ataupun anak-anak kita dapatkan sebab itu tidak akan merubah nasib generasi bangsa. Sebab diatas mereka ada konstitusi atau hukum negara penjajah yang mengatur langkah gerak mereka.

Lihat, berapa nilai upah-gaji yang diperoleh sebagai sarjana muda dalam birokrasi kolonial, dan bandingkan dengan tingkatan kebutuhan manusia, apakah nilai upah maksimal untuk membiayai kebutuhan hidup selama sebulan? Apakah nilai upah yang diterima mampu mencukupi kebutuhan keluarga jika pekerjanya adalah seseorang yang telah berkeluarga. Dan terus bagaimana dengan adik-adiknya yang sementara dibangku pendidikan, dan bagaimana dengan kebutuhan istri dan anak-anak, dan bagaimana dengan anak-anak dari saudara-bersaudara? Sangat tidak maksimal untuk menjawab kebutuhan ekonomi keluarga. Terpaksa untuk memenuhi semua kebutuhan itu, manusia Papua harus melakukan pencurian, alias korupsi dalam lingkungan birokrasi pemerintah agar dapat memenuhi setiap kebutuhan itu. Ini sesuatu yang tidak terpuji, karena upah buruh atau para pekerja dalam institusi pemerintah tidak sesuai dengan upah yang dibayarkan. Lebih lagi, jika dibanding dengan hasil kekayaan alam Papua yang menjanjikan, sudah selayaknya manusia Papua dinafkai oleh negara sejak ia masih dalam kandungan, namun sampai hari ini penderitan orang asli Papua terus berlangsung.

Sementara itu, ruang kebebasan untuk menyampaikan pendapat (Demokrasi & Hak Asasi Manusia) diinjak-injak oleh aparat Negara. Pembunuhan terhadap orang asli Papua terus berlangsung, baik secara sadar maupun tidak sadar. Orang Papua seperti babi peliharaan yang meunggu waktu untuk disembelih.

Langkah apa yang harus diambil?

Setelah melihat  kondisi kehidupan bangsa hari ini, kita perlu menerapkan pola, sikap, dan karakter  yang kuat dalam membangun tubuh kebangsaan Papua.  Kita tidak boleh menjalani hidup seperti orang merdeka hari ini, karena kita masih dalam penjajahan, karena kita masih sementara berjuang. Jika anak-anak kita hari ini sementara ada dalam dunia pendidikan, ajaklah ia berpikir sebagai bangsa yang terjajah, tanamkan di dalam dirinya emosional untuk bersaing secara sehat membawa impian bangsa untuk Merdeka karena dia adalah korban penjajahan. Didiklah dia untuk berseragamkan Nasionallisme Papua Merdeka. Didiklah dia sebaik mungkin agar memiliki mental sebagai pemimpin revolusi yang mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa Papua. Jangan menaruh impian di dalam dirinya sekecil pegawai Negeri atau  Pejabat dari hasil jerih payahnya di bangku studi, tetapi didiklah ia untuk berdiri sebagai pelopor yang dapat memperkuat  tubuh gerakan pembebasan Papua Barat.

Jika anda adalah pegawai Negeri Sipil, atau TNI/Polri, atau Pekerja Swasta, atau Pengusaha, ubahlah cara berpikir anda untuk menopang gerakan perlawanan menuju bangsa Papua yang merdeka. Jangan anda hiraukan perjuangan yang sementara berlangsung, sementara anda hidup enak seperti orang merdeka, tetapi bahu-membahulah, bergandengan tangan, sisipkanlah seribu rupiah dari hasil jerih payahmu untuk menopang perjuangan. Sebab bangsa yang terjajah yang sementara berjuang tidak memiliki donatur, tetapi andalah yang dapat diandalkan sebagai penopang perjuangan. Kita semua harus menjadi aktor perjuangan pembebasan Papua Barat.

Lakukan boikot sumber daya manusia Papua. Buatlah generasi yang tamat dari perguruan tinggi hari-hari ini menggunakan kemampuannya untuk memperlancar jalannya perjuangan. Jadikan Papua Merdeka sebagai tujuan mereka. Jangan membuat ramai negeri ini dengan Pembangunan, jangan aktif dalam setiap program pemerintah kolonial. Jauhkan Generasi dari setiap aktifitas Kolonial. Buatlah generasi benar-benar memahami dan membenci sistem kolonial.

Mama-mama Papua meskipun penghasilanmu tidak seberapa dipasar, tetapi demi kemerdekaan bangsa Papua dan demi anak cucumu, sisipkanlah seribu rupiah bagi perjuangan. Sebab kita harus memulai dari kesusahan yang ada, kita tidak dapat menunggu uluran tangan pejabat, sebab tidak ada kemerdekaan yang terjadi tanpa ada pengorbanan.

Kita yang mengerti tentang teknologi informasi, kita perlu menjelajah dunia Internet dan menggali informasi sebanyak mungkin tentang Papua Merdeka, dan sampikan kepada sesama rakyat Papua Barat. Jangan malu untuk membagikan informasi Papua Merdeka di dunia maya (Facebook). Tumbuhkan semangat Papua Merdeka diseluruh pelosok Negeri, diseluruh kalangan. Buatlah gema Papua Merdeka itu mewarnai kota-kota, desa, kampung, lembah, gunung dan lanjung-tanjung.

Berusaha untuk membiasakan hidup secukupnya, jangan mencari kelimpahan ditengah gelora perjuangan hari ini. Setiap kelimpahan berkat harus dipersembahkan kepada perjuangan. Buatlah semua manusia Papua merasa memiliki perjuangan.

Para pengrajin Noken, Gelang, Kalung khas Papua,  buatlah berbagai motif Papua Merdeka sebanyak mungkin, dan bagikan ke seleuruh orang Papua. Dan setiap orang Papua harus mengenakan busana atau pakaian dan berbagai pernak-pernik bermotif Papua agar tercium harum bau Papua Merdeka di mana-mana.

Ajarlah generasi untuk menkonsumsi makanan khas Papua lebih banyak dari pada makanan impor. Biasakan generasi dengan bahasa Daerah, bahasa Internasional, dan Bahasa persatuan Melanesia. Buatlah generasi untuk membenci bahasa penjajah Indonesia.

Upayakan perkawainan sesama ras Melanesia Papua, bagi laki-laki Papua jadikanlah Perempuan Papua Itu istimewa dalam cintamu dan  bagi perempuan Papua jadikanlah laki-laki Papua itu istimewa dalam cintamu. Hilangkan setiap perbedaan antara suku, gunung dan pante, bergaulah dengan sesama Papua, berceritalah dengan sesama Papua, duduklah dengan sesama Papua, berjalanlah dengan sesama Papua.

Pesan


Ingat, pendidikan tanpa Ideologi adalah ketelanjangan, jadi arahkanlah generasi kita untuk berpikir sebagai bangsa, ajar mereka untuk melihat realita, ajar mereka untuk mengenal sejarah bangsa. Mentalitas generasi harus dibangun, jangan kita hanya memaksakan generasi hari ini untuk aktif dalam dunia pendidikan tanpa memberikan  arah kemana tujuan mereka berpacu, yakni untuk berdiri sebagai bangsa yang Merdeka.

Jangan berhenti tanamkan di dalam diri generasi jati diri sebagai bangsa Papua. Tanamkan di dalam diri genereasi  satu tekad dan impian untuk mencapai tujuan satu bangsa yaitu Bangsa Papua yang Merdeka, dan didiklah mereka  untuk berpikir sebagai bangsa yang terjajah, sehingga mereka dapat berpikir untuk mengisi otak mereka dengan pola pikir revolusi.

Mereka harus menjadi aktor kebangkitan bangsa Papua. Bawa mereka untuk mengenal jati diri di hadapan TUHAN. Dan ingat, perjuangan bukan hanya milik rakyat kaki abu, tetapi semua orang kulit hitam dan berambut keriting, baik yang sekolah maupun yang tidak sekolah, baik yang Petani mapupun Nelayan, baik  yang pejabat maupun pegawai biasa, buruh, baik itu Polisi atau Tentara orang asli Papua.
Akhir kata, Hiduplah Sebagai Papua Sejati. Salam One Soul…!

Budaya, Ekonomi, Infrastruktur, Masyarakat, Pemerintah, Pendidikan, Umum

Permasalahan Yang Dihadapi Negara Berkembang

Negara maju seperti halnya Negara Indonesia tercinta ini akan selalu menghadapi berbagai persoalan yang tak pernah kunjung habisnya, Misalnya saja saat ini yang begitu hagat di perbincangkan di bulan Oktober 2015 adalah masalah Asap di Riau dan Sumatra yang begitu menggila sehingga banyak menimbulkan korban jiwa. Nah di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenaiPermasalahan Yang Terjadi di Negara Berkembang. Apa saja sih masalah umum yang di hadapi Negara-Negara Berkembang, Tentu saja masalah yang di hadapi Negara berkembang akan sangat berbeda dengan masalah yang di hadapi oleh negara maju. maka dari itu saya memisahkan kedua pembahasan tersebut di artikel yang berbeda, dan yang pertama akan kita bahas adalah negara berkembang ini. Jika sobat pernah membaca tentang negara maju dan berkembang, sebenarnya saya juga pernah membagikannya di website ini, silahkan saja Sobat baca ( Negara Maju Dan Berkembang, Peta Negara Maju Dan Berkembang, DanContoh Negara Berkembang). Nah jika sobat sudah membacanya, mari kita lanjutkan ke Topik pembahasan kita, siahkan langsung simak di bawah ini.

Negara BerkembangNegara Berkembang merupaan sebuah negara dengan Rata-rata pendapatan yang rendah, infrastruktur yang relatif terbelakang, dan indeks perkembangan manusia yang kurang dibandingkan negara global. Negara berkembang pasti memiliki berbagai macam permasalahan yang masih perlu di tangani. di butuhkan waktu yang cukup lama untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di negara berkembang. Apa saja masalah itu, silahkan langsung simak di bawah ini.

1. Penduduk
Permasalahan utama di negara berkembang adalah pertumbuhan penduduk yang tidak dapat dikendalikan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang pentingnya membatasi jumlah anak dalam keluarga. Jika pertumbuhan penduduk tidak diimbangi dengan peingkatan kualitas penduduknya, maka hal ini dapat membuat rendahnya tingkat Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index (HDI). Oleh karena itu maka diperlukan pengembangan sistem pendidikan yang lebih intens untuk memperkecil resiko ledakan penduduk ini.

2. Ekonomi
Dengan jumlah penduduk yang meningkat pesat, maka akibatnya adalah terjadi banyak pengangguran yang tidak mendapat kesempatan kerja. Hal ini menyebabkan angka kemiskinan juga meningkat sehingga pertumbuhan ekonomi di negara berkembang juga terhambat.

3. Pendidikan
Di negara berkembang karena jumlah penduduk yang terlalu banyak, maka pendidikan masih kurang merata. Banyak penduduk yang belum mendapatkan pendidikan yang layak. Hal ini menyebabkan banyaknya pengangguran dan rendahnya kualitas sumber daya manusia tersebut.

4. Kesehatan
Kesehatan juga merupakan salah satu permasalahan di negara berkembang yang harus ditangani. Karena di negara berkembang pastilah fasilitas kesehatannya masih kurang merata dan kualitasnya masih rendah. Selain itu, kesadaran masyarakat di negara berkembang akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan masih kurang.

5. Infrastruktur
Negara berkembang pada umumnya memiliki luas wilayah yang cukup luas dibandingkan negara maju. Dengan luas wilayah tersebut, sarana infrastruktur haruslah berkembang dengan baik. Namun karena kurangnya anggaran yang ada, pastilah banyak infrastruktur yang belum dibangun atau tidak dirawat dengan baik.

6. Penegakan Hukum
Penduduk di negara berkembang umumnya kurang menyadari akan pentingnya mematuhi hukum yang berlaku di suatu negara. Jangankan penduduk, dalam pemerintahanpun masih banyak yang suka melanggar hukum seperti koruptor misalnya. Orang yang mengetahui seluk-beluk hukum akan menggunakan hukum untuk menguntungkan dirinya sendiri.

7. Tingkat Produksi
TIngkat produksi di negara berkembang masih rendah. Hal ini diakibatkan oleh kualitas sumber daya manusia yang kurang dan kurangnya inovasi dari masyarakat. Industri di negara berkembang umumnya masih menggunakan tenaga manusia sehingga hasilnya kalah banyak dibandingkan dengan menggunakan mesin.

8. Kualitas Penduduk
Kualitas penduduk rata-rata di negara berkembang masih rendah. Hal ini disebabkan oleh pendidikan yang kurang merata. Ini juga berpengaruh pada pertumbuhan di negara tersebut.

9. Ketidakmerataan Hasil Pembangunan
Infrastruktur yang kurang menyebabkan ketidakmerataan pada hasil pembangunan. Sehingga hanya daerah ibukota saja yang mendapatkan hasil pembangunan yang layak. Hal ini juga disebabkan oleh ketidak merataan pendapatan masyarakat.

10. Ketergantungan Pada Luar Negeri
Negara berkembang umumnya masih belum mampu memenuhi kebutuhannya sendiri dan masih mengimpor barang-barang dari luar negeri. Selain itu, kecintaan terhadap produk dalam negeri masih kurang sehingga masyarakat hanya ingin menggunakan barang impor.

Budaya

PENGARUH KEBUDAYAAN LUAR TERHADAP BUDAYA DALAM NEGERI

Budaya adalah warisan turun temurun dari nenek moyang. Setiap Negara memiliki kebudayaan yang beragam. Indonesia adalah Negara yang sangat beragam kebudayaannya. Tetapi, kebudayaan local sudah dicampur adukkan oleh budaya asing. Banyak sekali perubahan perubahan yang terjadi akibat dari masuknya budaya asing ke dalam negeri. Biasanya, yang mudah terpengaruh adalah generasi muda di mana mereka menganggap bahwa budaya local adalah budaya modern dan harus diikuti bersamaan dengan perkembangan zaman. Hal ini lama kelamaan akan mematikan budaya local yang seharusnya kita lestarikan.

Hasil gambar untuk Budaya orang barat
Budaya barat memang sudah menguasai peradaban dunia. Semua hal sudah didominasi oleh budaya barat. Namun tidak semua peran budaya barat memberikan dampak negative terhadap budaya lokal. Sebagai contoh peran budaya asing terhadap ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dapat menjadikan kita sebagai warga Negara yang beretika dan mengetahui apa yang harus kita lakukan terhadap warisan budaya dari nenek moyang yang sudah mendarah daging. Dampak negatifnya adalah apabila kebudayaan baru tidak disaring terlebih dahulu tetapi diterima secara mentah oleh masyarakat karena minimnya pengetahuaan masyarakat kita dibanding mereka yang berasal dari Negara maju, akibatnya budaya asli masyarakat mengalami degradasi yang luar biasa.
Kemajuan pemikiran mereka bila dipandang dari segi teknologi, memang sangat membantu kita kepada kemudahan-kemudahan hidup. Tetapi dengan kemudahan-kemudahan itu barat juga memasuki unsur pengrusakan budaya-budaya suatu negeri dengan kebudayaan mereka.
Berikut sekilas pengaruh kebudayaan luar negeri khususnya kebudayaan barat terhadap kebudayaan dalam negeri :
sebelum budaya asing bebas memasuki Indonesia, masyarakat Indonesia hidup berlandaskan norma norma kesusilaan tetapi sekarang di saat budaya local sangat mudah memasuki Indonesia, kebudayaan asli Indonesia lama lama terkikis dan hampir punah. Kita memang tidak dapat lepas dari penjajahan budaya barat yang terkesan jauh dari ajaran agama islam.

Satu contoh adalah busana wanita yang sekarang menjadi trend dengan desain yang cendenrung menampilkan bagian tubuh wanita yang seharusnya ditutupi. Itu merupakan akibat dari penjajahan budaya barat.
Adanya ajang pemilihan miss universe yang mengaharuskan wakil dari Negara kita mengikuti trend budaya barat yang mengenakan busana terbuka.

Contoh lain adalah gaya pergaulan dari remaja remaja sekarang yang mengikuti trend budaya barat, tidak sedikit remaja remaja yang salah dalam bergaul, entah itu salah dalam memilih teman ataupun memang kurangnya pengetahuan norma norma agama yang dibekali oleh orang tuanya. Hal seperti ini sudah menjadi biasa bagi masyarakat Indonesia. Apalagi Kaum remaja paling rentan untuk menerima budaya asing yang bersifat negative. Yang seharusnya mereka menjadi regenerasi, tetapi mereka malah menghancurkan masa depan mereka dengan tujuan untuk gaya modern.

Budaya

Budaya Orang Luar Negeri yang Tidak Boleh Kamu Langgar, Kalau Gak Mau Dianggap Kasar

Buat kamu yang berencana melakukan perjalanan ke luar negeri? Sebelum kamu pergi, ada hal-hal yang harus kamu perhatikan. Terutama terkait dengan adat istiadat dan kebiasaan dari tempat yang akan kamu tuju.

Melanggar adat istiadat orang yang berlaku di negeri asing akan membuatmu tampak tidak sopan. Tentu kamu tidak mau dicap kasar ‘kan? Agar tidak melakukan kesalahan di negeri orang, simak dulu hal-hal ini ya.

1. Jangan memberikan tip di Jepang

Orang Eropa dan Amerika terbiasa memberikan tip untuk pelayan di restoran. Atau pada bell-boy di hotel tempat mereka menginap. Tapi, hal ini tidak berlaku untuk negeri Sakura, Jepang. Memberikan tip berarti menghina derajat orang Jepang. Alih-alih dianggap loyal, kamu justru bisa melukai perasaan mereka kalau melakukan ini.

2. Dilarang tersenyum pada orang asing di Rusia

Buat kebanyakan orang, senyum adalah suatu pertanda keramahan. Tapi tidak untuk di Rusia. Aneh tapi nyata, memang. Bagi orang Rusia senyum adalah pertanda kamu tertarik dengan seseorang.

Senyum hanya diberikan untuk mereka yang sudah saling kenal. Bahkan, penjaga toko pun tidak akan memberikan senyuman buat pelanggannya. Jadi, jangan heran kalau orang Rusia dikenal sebagai orang yang kurang ramah karena nggak pernah senyum. Padahal, itu sudah menjadi tradisi mereka.

3. Jangan menggunakan tangan kiri di India

Untuk di kawasan timur, khususnya Asia, tangan kiri berarti tidak sopan. Kalau di India, jangan sekali-kali menggunakan tangan kiri. Tangan kiri dianggap tangan kotor. Jadi, kalau kamu sedang berpergian ke India, gunakan tangan kanan untuk mengambil sesuatu, bersalaman, atau ambil uang.

4. Sisakan makanan di piring jika kamu berpergian ke Tiongkok

Orang tua selalu menyuruh kita untuk menghabiskan makanan yang ada di piring. Tapi, kalau kamu ada di Tiongkok, hal itu justru dianggap tidak sopan. Kalau kamu menghabiskan makanan yang tersedia, berarti kamu tidak menghargai si tuan rumah yang menyediakan makanan.

Itu bisa membuat tuan rumah tersinggung, karena merasa dia tidak menyediakan makanan yang cukup untuk tamunya. Jadi kalau pergi ke Tiongkok, harus diingat ya guys makanannya jangan sampai bersisa.

5. Jangan membunyikan klakson di Norwegia

Klakson di Norwegia jadi hal yang sensitif. Kalau kamu ke Norwegia dan berencana menyewa mobil atau motor, jangan pernah membunyikan klakson. Sebab bunyi klakson menunjukkan bahwa ada kondisi darurat. Kalau mau iseng doang, sebaiknya ditahan ya, karena bisa buat pengendara lain panik.

6. Selalu ucapkan ‘Hello’ di Prancis

Bonjour madame, monsieur” (artinya: Halo, bu, pak)

Kalau sedang naik bis atau menyapa orang asing, selalu ucapkan kalimat di atas. Itu menjadi kalimat pertama yang harus kamu ucapkan jika kamu berpergian di Prancis. Jika tidak, kamu akan menemukan kesusahan jika kamu jalan-jalan di Prancis.

7. Jangan sembunyikan tangan jika kamu jalan-jalan di Jerman

Jika kamu harus mengobrol dengan orang Jerman, jangan sekali-kali menyelipkan tangan ke dalam saku celana. Itu tandanya kamu tidak menghargai lawan bicaramu. Saat kamu makan, tanganmu pun harus berada di atas meja makan. Jangan menyembunyikan tangan di pangkuan tangan selama berada di Jerman.

8. Gunakan jempolmu di Malaysia

Kalau kamu berpergian ke Malaysia, jangan heran kalau orang di sana menggunakan jempol untuk memberikan petunjuk atau arah ke orang lain. Kebiasaan orang Indonesia menggunakan jari telunjuk ditahan dulu ya kalau kamu traveling ke Malaysia.

9. Jangan berjalan di jalur sepeda di Belanda dan Denmark

Kalau nggak mau kena semprot dari warga sekitar, jangan jalan di jalur khusus sepeda. Hal ini sangat sensitif buat warga di Belanda atau Denmark.

10. Lambaian tangan itu tidak sopan di Korea Selatan

Biasanya kalau kita mau panggil taksi atau teman kita, kebiasan kita selalu melambaikan tangan dengan telapak tangan menghadap ke depan. Guys, jangan lakukan itu kalau kamu berjalan-jalan ke Korea Selatan. Di Korea Selatan, itu tanda untuk memanggi lanjing. Jauh berbeda dengan orang Indonesia ya?

11. Mengacungkan jempol di Afghanistan, Iran, sebagian area di Italia dan Yunani itu nggak sopan

Kamu tahu tombol like di Facebook? Kamu harus pikir-pikir lagi kalau kamu foto-foto dan kamu terbiasa melakukan thumbs-up kalau sedang jalan-jalan di Italia atau Yunani. Thumbs-up bisa menandakan persetujuan, tapi bagi mereka yang di Italia, Yunani, Iran dan Afganistan, hal itu menandakan ‘terserah’ dan dianggap kasar.

12. Dilarang salam metal di Brazil, Italia, dan Spanyol

Kalau ada konser rock, biasanya kita langsung bergaya metal. Hati-hati kalau kamu sedang jalan-jalan di Brazil, Italia atau Spanyol. Gaya metal bisa berarti menyinggung pasangan suami istri, khususnya untuk laki-laki. Itu artinya kamu menyinggung istrinya tidak setia. Sebaiknya kamu menghindari gestur yang satu ini ya.

13. “Ok” belum berarti OK di Turki dan Yunani

Gestur tangan yang berarti OK bisa salah arti kalau kamu melakukannya di Turki atau Yunani. Tanda OK bagi masyarakat lokal di Turki atau Yunani bisa berarti ke arah vulgar. Nggak mau dislaah artikan ke hal yang nggak-nggak kan?

14. Menyilangkan kaki di Arab Saudi itu tabu

Buat kita, menyilangkan kaki adalah hal yang biasa. Tapi, kalau kamu jalan-jalan ke Arab Saudi, menyilangkan kaki dianggap tabu dan tidak sopan.

15. Jangan tanyakan tentang kondisi politik di Amerika atau Rusia

Terkadang kita penasaran engan pendapat orang tentang politik di suatu negara yang kita kunjungin. Misal, kita jalan-jalan ke Rusia, pasti kita penasaran pendapat warganya tentang presidennya. menidng nggak usah nanya deh. Kamu bisa dianggap sok tahu dan tidak sopan menanyakan kondisi politik negara mereka. Hal itu juga berlaku di Amerika. Menanyakan kondisi politik dan sosial didua negera ini cukup sensitif. Mending nanya tempat makan yang enak atau tempat wisata yang wajib didatangin.

Nah, sekarang kamu tahu kan hal-hal yang kita anggap biasa, ternyata nggak biasa di negara lain. Sebelum kamu jalan-jalan, sebaiknya cari info dulu tentang budaya setempat. Jadi bisa terhindar dari ‘semprotan’ orang lokal :p